Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Air Distribusi Keruh, Tirta Kencana Lakukan Treatment Tambahan

Denny Saputra • Minggu, 1 Februari 2026 | 17:03 WIB

AWAL PRODUKSI: Salah satu intake Perumda Tirta Kencana Samarinda di Jalan Slamet Riyadi Kecamatan Sungai Kunjang yang mengambil air baku dari Sungai Mahakam.
AWAL PRODUKSI: Salah satu intake Perumda Tirta Kencana Samarinda di Jalan Slamet Riyadi Kecamatan Sungai Kunjang yang mengambil air baku dari Sungai Mahakam.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA- Kondisi air keruh yang sempat dikeluhkan pelanggan di sejumlah wilayah pelayanan Perumda Tirta Kencana Samarinda belakangan ini bukan tanpa sebab.

Perubahan kualitas air baku Sungai Mahakam yang cenderung berwarna kemerahan atau bangai, ditambah hujan deras dalam beberapa waktu terakhir, berdampak langsung pada hasil produksi air bersih. Meski demikian, perusahaan daerah milik Pemkot Samarinda itu memastikan proses pengolahan air tetap berjalan sesuai standar.

Direktur Utama Perumda Tirta Kencana Samarinda, Nor Wahid Hasyim, menjelaskan bahwa tidak ada perubahan mendasar pada proses produksi air bersih. Namun, pihaknya melakukan sejumlah langkah antisipatif untuk menjaga kualitas air yang didistribusikan ke pelanggan. “Kami sudah siaga dan melakukan antisipasi sejak awal,” ujarnya, dikonfirmasi, Minggu (1/2).

Ia menyebutkan, langkah pertama yang dilakukan adalah penambahan bahan kimia aditif berupa kaolin untuk membantu menurunkan tingkat warna pada air baku. Selain itu, kapasitas produksi juga dikurangi sementara guna memberikan waktu pengendapan yang lebih lama dalam proses pengolahan. “Dengan cara itu, kualitas air olahan bisa lebih stabil,” jelasnya.

Menurut Nor Wahid, setelah hujan reda, kondisi kualitas air baku saat ini relatif sudah terkendali. Meski demikian, pemantauan tetap dilakukan secara intensif untuk menyesuaikan operasional instalasi pengolahan air. Upaya ini dilakukan agar air yang diterima pelanggan tetap memenuhi standar kualitas yang berlaku.

Perumda Tirta Kencana juga merespons langsung keluhan pelanggan terkait air berwarna kemerahan dan keruh di beberapa wilayah pelayanan. Perubahan warna air baku Sungai Mahakam diakui menjadi tantangan tersendiri dalam proses reduksi warna saat pengolahan. Oleh karena itu, penyesuaian operasional dilakukan secara bertahap dan terukur.

“Kami terus melakukan pemantauan dan penyesuaian operasional secara intensif hingga kualitas air baku kembali normal, dan kami mengucapkan terima kasih atas pengertian seluruh pelanggan,” pungkasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
#Perumda Tirta Kencana Samarinda #Nor Wahid Hasyim #air keruh kotor dan berwarna