KALTIMPOST. ID, SENDAWAR–Shinta Fathiya Aulia Ramadhanisa, siswi kelas IV Sekolah Citra Kasih Samarinda, kelahiran Melak, Kabupaten Kutai Barat, baru -baru ini mencatatkan namanya dengan tinta emas dilevel dunia.
Menorehkan prestasi membanggakan meraih Rising Star Award dalam ajang East United International Music Competition, Kuala Lumpur kategori Solo Piano Klasik, yang diselenggarakan akhir Januari 2026, Ajang yang diselenggarakan Fimo International, sebuah platform yang berfokus pada penyelenggaraan kompetisi musik internasional.
Walau usia masih belia, siswi kelahiran 2016 tersebut bukan pendatang baru didunia kompetisi musik. Sederet prestasi nasional berhasil diraih, di antaranya meraih Medali Emas pada ajang Nusantara Youth Music Olympic 2025, Balikpapan, Februari 2025.
Kemudian meraih Gold Award pada Indonesia Music Performance Festival 2025 dan massive indonesia Online Februari 2025.
Lalu pada kompetisi Nusantara Youth Music Olympic, Agustus 2025, Samarinda, juga meraih medali emas. Sedangkan pada ajang Rhapsodie.co Indonesia Piano Competition Online 2025, Shinta meraih gelar Juara Harapan 3.
Bagi Shinta, yang juga pemegang sabuk biru taekwondo, kompetisi musik di level internasional bukan yang pertama kali baginya meraih prestasi.
Sebelumnya pada ajang International Music and Performing Arts Festival 2025, di Legian Bali, Shinta berhasil meraih juara 2.
"Anak kami memang sudah terlihat bakatnya dibidang seni sejak kecil, " ungkap Ayahnda Shinta, Waluyo Dwi Atmojo, Rabu (4/2).
Dia melihat bakat tersebut, untuk mengasah bakat anaknya mengikuti les piano sejak kelas III sekolah dasar.
Harapannya dengan mengikuti kompetisi internasional diharapkan dapat mengasah mental dan kemampuan Shinta menghadapi kompetisi yang levelnya lebih tinggi lagi. (*)
Editor : Dwi Restu A