SAMARINDA-Pemkot Samarinda melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menyambut positif peluang kerja sama dengan Amerika Serikat di bidang pendidikan. Peluang tersebut mengemuka usai pertemuan diplomat Amerika Serikat, John Slover, dengan Wali Kota Samarinda Andi Harun, Rabu (4/2).
Pertemuan itu turut didampingi Kepala Disdikbud Samarinda Asli Nuryadin dan Kepala Bagian Kerja Sama Pemkot Samarinda Idfi Septiani. Kepala Disdikbud Samarinda Asli Nuryadin mengatakan, pertemuan tersebut dihadiri perwakilan Kedutaan Besar Amerika Serikat yang membidangi pengembangan sumber daya manusia, khususnya sektor pendidikan.
Dalam pertemuan itu, pihak Amerika menawarkan sejumlah program kerja sama. “Yang hadir adalah perwakilan Amerika melalui embassy, sub-bidangnya di pengembangan SDM dan pendidikan,” ujarnya, Rabu (4/2). Ia menyebut, Wali Kota Samarinda menyambut baik tawaran tersebut dan membuka peluang kerja sama lanjutan.
Baca Juga: Pemkot Samarinda Kedatangan Diplomat AS, Bahas Peluang Kerja Sama Pendidikan
Namun, Asli menegaskan prosesnya tidak bisa langsung berjalan tanpa dasar hukum yang jelas. “Sesuai arahan Pak Wali, kerja sama itu nanti harus diawali dengan memorandum of understanding. Teknis dan detailnya sedang diolah oleh tim, tentu tidak hari ini,” jelasnya.
Menurut Asli, salah satu fokus yang didorong Wali Kota adalah menjadikan SMA Prestasi Samarinda sebagai model atau sekolah percontohan. Sekolah tersebut dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan dalam skala yang lebih luas, tidak hanya di tingkat kota.
“Pak wali ingin SMA Prestasi menjadi champion, bukan hanya di Samarinda, tapi di Kalimantan,” tegasnya. Ia menjelaskan, bentuk kerja sama yang dibahas masih bersifat penjajakan. Opsi yang muncul antara lain pelatihan guru, program untuk siswa, hingga peluang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di Amerika Serikat.
Baca Juga: SMA Prestasi Samarinda Terapkan Pembelajaran Bilingual Gratis, Pendaftaran Dibuka hingga 28 Februari
“Bisa saja nanti ada program untuk guru, siswa, atau fasilitasi ke universitas di Amerika yang sesuai dengan kebutuhan Samarinda,” singkatnya. Bidang studi yang disoroti meliputi teknologi, komputer, teknik, hingga keilmuan yang mendukung visi Samarinda sebagai kota perdagangan, industri, dan jasa.
Asli menegaskan seluruh rencana akan diarahkan agar memberi manfaat konkret bagi pembangunan kota. “Prinsipnya Pak Wali oke, dan tindak lanjutnya akan dibahas lebih lanjut sesuai kebutuhan dan kesiapan daerah,” pungkasnya. (*/riz)
Editor : Muhammad Rizki