SAMARINDA- Persiapan keberangkatan ibadah haji bagi calon jemaah asal Samarinda terus berjalan. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Samarinda memastikan seluruh tahapan administrasi, kesehatan, hingga pembinaan jemaah saat ini masih dalam proses.
Kepala Kantor Kemenhaj Samarinda, Jurait, menjelaskan tahapan persiapan dimulai dari pemeriksaan kesehatan hingga pemberkasan administrasi. Seluruh proses tersebut menjadi syarat utama bagi jemaah sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci. “Persiapannya mulai dari pemeriksaan kesehatan, pelunasan biaya, hingga pemberkasan bagi jemaah yang akan berangkat ke Tanah Suci,” ujarnya, Selasa (10/3).
Tahun ini jumlah calon jemaah haji Samarinda tercatat sekitar 1.020 orang. Angka tersebut meningkat cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sekitar 581 jamaah.
Jurait menyebut peningkatan tersebut menunjukkan kuota keberangkatan yang kembali bertambah. Dengan jumlah itu, seluruh jemaah telah menyelesaikan proses pelunasan biaya haji. “Insya Allah semuanya sudah melunasi dan siap untuk berangkat,” tegasnya.
Selain administrasi, aspek kesehatan juga menjadi perhatian utama. Hingga saat ini Kemenhaj Samarinda belum menerima laporan jemaah yang bermasalah dari sisi kesehatan.
Menurut Jurait, vaksinasi juga telah dilakukan sebagai bagian dari syarat kesehatan sebelum keberangkatan. Pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memastikan jemaah memenuhi kriteria istithaah atau kemampuan secara fisik untuk menjalankan ibadah haji.
“Yang jelas kalau sudah pelunasan dan sudah lapor, berarti mereka siap secara administrasi dan kesehatan,” jelasnya.
Sementara itu terkait meningkatnya eskalasi perang di Timur Tengah, diakuinya pihaknya masih menanti arahan dari Kemenhaj RI. Namun hingga kini belum ada informasi lanjutan. “Sementara belum ada. Artinya calhaj akan berangkat sesuai jadwalnya,” pungkasnya. (*)
Editor : Ismet Rifani