Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Mudik Lebaran, Damkar Ingatkan Warga Waspadai Korsleting Listrik  

M Hafiz Alfaruqi • Jumat, 13 Maret 2026 | 15:41 WIB

Kepala Disdamkarmat Samarinda, Hendra AH.
Kepala Disdamkarmat Samarinda, Hendra AH.
 

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Meninggalkan rumah dalam waktu lama saat mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah berpotensi menimbulkan risiko kebakaran jika tidak dipersiapkan dengan baik. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda mengingatkan masyarakat untuk memastikan seluruh peralatan rumah tangga dalam kondisi aman sebelum berangkat mudik.

Kepala Disdamkarmat Samarinda Hendra AH mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya sosialisasi kepada masyarakat mengenai potensi kebakaran, termasuk memasang sejumlah plang pengingat di beberapa titik di Kota Samarinda.

"Kami sudah melakukan sosialisasi ke berbagai komunitas dan juga memasang reminder sign (plang) untuk mengingatkan masyarakat agar memastikan rumah dalam kondisi aman saat ditinggalkan,” ujarnya, Kamis (12/3).

Ia menjelaskan, masyarakat yang akan mudik diimbau memastikan kompor dalam kondisi mati, serta mencabut steker atau colokan listrik guna mencegah terjadinya korsleting listrik yang berpotensi memicu kebakaran.

Menurutnya, sebagian besar kasus kebakaran yang terjadi di Samarinda masih didominasi oleh korsleting listrik. "Lebih dari 50 persen kebakaran dipicu korsleting listrik. Selain itu juga sering terjadi karena kompor yang ditinggalkan atau pemilik rumah tertidur saat memasak," jelasnya.

Selain itu, Disdamkarmat juga mendorong setiap rumah tangga memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai langkah penanganan awal apabila terjadi kebakaran.

Hendra menegaskan, keberadaan APAR sangat penting untuk memadamkan api dalam skala kecil sebelum membesar. "Kami mengimbau setiap rumah minimal memiliki satu APAR. Alat ini sangat penting untuk penanganan awal kebakaran sebelum api membesar," kata Hendra.

Disdamkarmat juga mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan jika terjadi kebakaran di lingkungan sekitar. Laporan dapat disampaikan langsung ke kantor Disdamkarmat, melalui call center, maupun melalui jaringan relawan kebakaran yang tersebar di berbagai wilayah di Kota Samarinda.

"Biasanya warga juga bisa melapor melalui relawan di lingkungannya, baik melalui Handy Talkie (HT) maupun jalur komunikasi lainnya," pungkasnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
#mudik lebaran #waspada #Hendra AH #disdamkarmat samarinda