Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Drainase Baru Setahun Dikeruk, Dua Truk Sampah Plastik Kembali Diangkat di AW Syahrani

Denny Saputra • Kamis, 2 April 2026 | 16:50 WIB
LANGGANAN: Dua truk sampah plastik jenis botol berhasil diangkut dari drainase Jalan AW Syahranie Kecamatan Samarinda Ulu oleh tim Hantu Banyu DPUPR Samarinda, Kamis (2/4).
LANGGANAN: Dua truk sampah plastik jenis botol berhasil diangkut dari drainase Jalan AW Syahranie Kecamatan Samarinda Ulu oleh tim Hantu Banyu DPUPR Samarinda, Kamis (2/4).

 SAMARINDA-Tim swakelola drainase DPUPR Samarinda yang dikenal sebagai “Hantu Banyu” kembali menemukan tumpukan sampah plastik dalam jumlah besar saat membersihkan saluran di Jalan AW Syahrani, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu, dekat flyover Juanda. Temuan ini dari kegiatan pembersihan Kamis (2/4), sedikitnya dua truk sampah plastik botolan berhasil diangkat dari dalam drainase.

Temuan ini dinilai memprihatinkan karena area tersebut sebenarnya belum genap satu tahun sejak terakhir kali dilakukan pengerukan. Namun, kondisi saluran kembali dipenuhi sampah dengan dominasi plastik yang sama seperti sebelumnya.

Kepala UPTD Pemeliharaan Saluran Drainase dan Irigasi DPUPR Samarinda Akhmad Supriyadi mengatakan pihaknya hampir setiap hari melakukan pembersihan di sejumlah jalanan kota.  Terutama menjelang hujan untuk mencegah saluran tersumbat. “Kalau sampah ini luar biasa. Hampir setiap mau hujan kami bersihkan. Kalau tidak disisir, air bisa langsung meluap,” ujarnya dikonfirmasi, Kamis (2/4).

Ia menjelaskan sumber sampah diduga berasal dari kawasan sekitar saluran yang kemudian terbawa aliran air. Bahkan sebelumnya petugas juga pernah menemukan berbagai benda besar seperti kursi, keranjang, hingga sampah rumah tangga lainnya tersangkut di saluran. “Saat pembersihan di Jalan P Suryanata hingga Jalan P Antasari. Sampah plastiknya sangat banyak,” jelasnya.

Dia menambahkan khusus di Jalan AW Syahrani pihaknya mempertimbangkan penambahan bukaan atau manhole di sepanjang saluran yang saat ini tertutup beton. Nantinya akan dilengkapi jaring baja penangkap sampah pada beberapa titik, tujuannya agar proses pembersihan lebih mudah dilakukan.

“Saluran ini tertutup beton sehingga agak sulit dibersihkan. Kami sedang mencari solusi, mungkin menambah bukaan dengan plat baja supaya pembersihan bisa lebih cepat,” tambahnya.

Dia pun berpesan kepada masyarakat diharapkan membuang sampah di tempat yang sudah disediakan. “Jangan buang sampah sembarangan, karena sampah ini juga jadi penyumbang banjir terbesar di Samarinda,” pungkasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
#pembersihan drainase #DPUPR Samarinda #Akhmad Supriyadi #sampah plastik