KALTIMPOST.ID, SAMARINDA-Kinerja positif Perumda Varia Niaga mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memperkuat struktur pengawasan. Salah satunya dengan menyiapkan seleksi penjaringan calon anggota Dewan Pengawas (Dewas) dari unsur pejabat pemerintah daerah.
Jumlah dewan pengawas saat ini dinilai belum ideal dibandingkan dengan struktur direksi yang telah berjumlah dua orang.
Asisten II Seketariat Daerah Kota Samarinda Marnabas Patiroy mengatakan, posisi dewan pengawas dari unsur pemerintah masih kosong dan segera diisi melalui proses seleksi terbuka. "Dewas sekarang baru satu, sementara direksi sudah dua. Idealnya dewas juga minimal dua. Karena dari unsur pemerintah belum ada, kita siapkan seleksi," ujarnya.
Nantinya akan dipilih dua orang dewan pengawas, termasuk penetapan ketua dewan pengawas yang akan memimpin fungsi pengawasan di perusahaan daerah tersebut. Menurut Marnabas, penguatan pengawasan penting seiring kinerja Varia Niaga yang dinilai terus berkembang. Bahkan, BUMD tersebut disebut menjadi salah satu penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) terbesar di tingkat nasional.
"Perkembangannya bagus. Di Indonesia, Varia Niaga termasuk nomor dua dalam kontribusi PAD. Usahanya juga luar biasa, terutama di sektor pangan," jelasnya.
Selain berorientasi bisnis, Varia Niaga juga memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi di Samarinda. Melalui berbagai program seperti operasi pasar dan toko inflasi, perusahaan itu turut membantu pemerintah menjaga daya beli masyarakat. "Kalau ada kenaikan harga, mereka turun lewat operasi pasar. Itu bagian dari fungsi sosialnya," tambahnya.
Dalam proses seleksi nanti, sejumlah kriteria akan menjadi pertimbangan, mulai pengalaman, latar belakang keilmuan, hingga pemahaman di bidang perdagangan. "Semua akan dinilai. Ada pengalaman, basic di perdagangan dan kriteria lainnya," tegasnya.
Baca Juga: Ternyata Imbas Perang Timur Tengah Turut Dirasakan di Samarinda, Ini yang Paling Dirasakan
Saat ini, tahapan seleksi masih dalam tahap persiapan dan akan segera diumumkan. Sosialisasi juga dinilai penting agar calon pendaftar memahami peran dan tanggung jawab sebagai dewan pengawas.
Varia Niaga memiliki dua fungsi utama, yakni menghasilkan keuntungan untuk keberlanjutan perusahaan serta menjalankan fungsi sosial dalam menjaga stabilitas harga. "Dia boleh profit tapi ada batasannya. Pemerintah harus tetap menjaga keseimbangan, jangan sampai inflasi tinggi atau justru deflasi," pungkasnya. (*)
Editor : Dwi Restu A