SAMARINDA - Agenda bersih-bersih kawasan Teras Samarinda, Minggu (26/4), juga menemukan persoalan baru di area amfiteater yang berada di tepian Sungai Mahakam.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun mendapati saluran drainase pembuangan air di kawasan tersebut tersumbat sehingga langsung meminta petugas lintas organisasi perangkat daerah membersihkannya.
Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Lingkungan Hidup, hingga tim BPBD kemudian diterjunkan untuk membuka saluran yang buntu. Pembersihan dilakukan dengan penyemprotan drainase dan mengeluarkan tumpukan sampah yang menyumbat aliran air.
Baca Juga: Ribuan Pegawai Pemkot Bersih - Bersih Teras Samarinda Usai Demo 214
“Kami temukan ada saluran pembuangan air di kawasan amfiteater yang buntu, jadi langsung kita bersihkan sampai alirannya kembali lancar,” ujar Andi Harun.
Dari hasil pembersihan tersebut, petugas menemukan berbagai jenis sampah kecil yang menumpuk di dalam saluran. Sampah yang keluar didominasi plastik, termasuk tutup botol minuman yang diduga dibuang sembarangan oleh pengunjung kawasan tersebut.
Temuan itu sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak menjadikan lubang drainase sebagai tempat pembuangan sampah.
“Yang keluar dari saluran itu plastik dan tutup botol, jadi kami berharap siapa pun yang menggunakan fasilitas ini menaruh sampahnya di tempat yang sudah disediakan,” terangnya.
Baca Juga: Dishub Tambah Titik CFD di Jalan Fakhruddin, Berlaku Sabtu-Minggu Pukul 06.00-10.00
Selain pembersihan di area lantai dan taman, tim kebersihan juga menyisir kawasan bibir Sungai Mahakam di sisi Teras Samarinda. Dua unit speedboat milik Dinas Lingkungan Hidup bersama tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah dikerahkan untuk mengangkut sampah yang mengapung di tepian sungai.
Pembersihan tersebut dilakukan untuk memastikan kawasan Teras Samarinda tetap bersih sekaligus mencegah masalah drainase saat musim hujan. Pemerintah kota juga ingin memastikan sistem saluran air di area amfiteater kembali berfungsi normal setelah ditemukan sumbatan tersebut.
“Kami bersihkan sampai selesai supaya nanti saat hujan tidak terjadi genangan di sekitar kawasan amfiteater ini,” tegasnya.
Editor : Muhammad Ridhuan