SAMARINDA- RSUD IA Moeis Samarinda mulai meningkatkan layanan medis dengan berhasil melakukan operasi tumor otak untuk pertama kalinya di rumah sakit tersebut. Tindakan bedah saraf ini dilakukan pada 6 April 2026 oleh tim dokter spesialis dengan hasil operasi berjalan lancar. Pasien dilaporkan dalam kondisi stabil dan kini telah kembali ke rumah setelah menjalani perawatan.
Operasi tersebut menangani kasus tumor otak jenis cerebri lobus temporoparietal sinistra dengan melibatkan dr Ramdhan Gautama SpBS sebagai dokter bedah saraf dan dr Dadik SpAN sebagai dokter anestesi. Keberhasilan ini menjadi tonggak baru bagi RSUD IA Moeis dalam memperluas layanan spesialis yang sebelumnya belum tersedia.
Kepala Dinas Kesehatan Samarinda dr Ismid Kusasih menjelaskan bahwa tindakan serupa sebenarnya sudah lama dilakukan di RSUD AWS, namun untuk RSUD IA Moeis ini merupakan yang pertama. “Kalau untuk di Samarinda secara umum bukan yang pertama, tapi untuk di RSUD IA Moeis ini memang baru. Di AWS kan sudah lama ada layanan seperti itu,” jelas Ismid, Jumat (1/5).
Tak hanya berhenti pada tindakan operasi, RSUD IA Moeis juga menonjolkan pendekatan pelayanan berkelanjutan melalui program Dangsanak (Datangi Nang Sakit, Nangani Kesehatan). Program ini memungkinkan dokter spesialis melakukan pemantauan langsung ke rumah pasien pasca tindakan medis. “Kunjungan ini dilakukan oleh dr Ramdhan bersama tim untuk memastikan kondisi pasien tetap stabil setelah operasi,” terangnya.
Menurut Ismid, pendekatan ini menjadi nilai tambah layanan kesehatan daerah karena pasien tetap mendapatkan perhatian meski sudah keluar dari rumah sakit. Program Dangsanak dinilai mampu menjawab kebutuhan pasien yang memerlukan pemantauan lanjutan tanpa harus kembali ke fasilitas kesehatan. “Yang kami tekankan itu bukan hanya pelayanan di rumah sakit, tapi bagaimana pasien tetap dipantau sampai di rumah melalui program Dangsanak,” tegasnya. (*)
Editor : Ismet Rifani