Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pencurian Berujung Duel Maut di Palaran, Wakar Masih Status Terperiksa

M Hafiz Alfaruqi • Rabu, 13 Mei 2026 | 14:37 WIB
Kasat Reskrim Polresta Samarinda-AKP Agus Setiawan
Kasat Reskrim Polresta Samarinda-AKP Agus Setiawan
 
KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Aksi dugaan pencurian di sebuah galangan kapal di kawasan Palaran berujung maut. Seorang pria tanpa identitas tewas dengan luka bacok serius usai diduga terlibat duel dengan petugas keamanan perusahaan (wakar) di Jalan Rambutan, Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, Minggu (10/5) lalu.
 
Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut, termasuk status hukum pihak-pihak yang terlibat dalam insiden berdarah itu.
 
Baca Juga: Pengakuan Mengejutkan di Sidang Andrie Yunus: Ide Serangan Diduga dari Lettu (Mar) Budhi Hariyanto Widhi
 
Kasat Reskrim Polresta Samarinda AKP Agus Setiawan mengatakan, penanganan perkara saat ini masih dilakukan Polsek Palaran dan telah memasuki tahap gelar perkara. "Kasusnya saat ini masih ditangani oleh Polsek Palaran. Kanit Reskrim sedang melaksanakan gelar perkara terkait penentuan status petugas keamanan yang sudah diperiksa," ujarnya, Senin (11/5).
 
Dari hasil penyelidikan sementara, korban diduga datang bersama dua rekannya untuk melakukan pencurian di area salah satu perusahaan galangan kapal di Palaran. Namun, aksi tersebut dipergoki petugas wakar perusahaan yang tengah melakukan patroli.
 
Korban disebut membawa senjata tajam jenis parang. Situasi kemudian berubah ricuh hingga terjadi pembacokan yang mengenai bagian lengan korban. "Korban diduga membawa parang sehingga terjadi peristiwa pembacokan ke arah lengan korban," jelasnya.
 
Baca Juga: Selamat! Gaji Ke-13 Sebentar Lagi Cair, Skema Baru Bikin Besaran Sesuai Jenjang dan Pendidikan
 
Akibat luka serius yang diderita, pria tersebut akhirnya meninggal dunia pada saat dievakuasi. Sebelumnya, korban ditemukan sekitar pukul 03.00 Wita dengan luka robek cukup parah di bagian tangan kanan akibat sabetan senjata tajam.
 
Terkait beredarnya informasi korban meninggal dalam kondisi tangan terikat di kapal, pihak kepolisian menyebut hal tersebut masih menjadi bagian pendalaman penyidik. "Masih kami dalami. Untuk detailnya nanti akan disampaikan lebih lanjut oleh Polsek Palaran," tegasnya.
 
Sementara itu, dua rekan korban yang sempat melarikan diri hingga kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian. "Dua orang lainnya masih proses pengejaran," pungkasnya. (*)
Editor : Dwi Restu A
#dugaan pencuri #palaran #galangan kapal #wakar