KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Gelombang aksi unjuk rasa bertajuk Aksi 214 Jilid III: Kawal Hak Angket yang akan digelar Aliansi Rakyat Kaltim, Rabu (10/6), mendapat perhatian serius aparat keamanan.
Belajar dari aksi-aksi sebelumnya yang sempat memanas dan berpotensi menimbulkan korban luka, Polresta Samarinda menyiagakan ratusan personel gabungan untuk memastikan situasi tetap kondusif.
Baca Juga: Libur Sekolah Tiba, Polisi Tingkatkan Pengamanan Rumah Kosong dan Tempat Wisata
Aksi yang dipusatkan di depan Gedung DPRD Kalimantan Timur, Jalan Teuku Umar, Kecamatan Sungai Kunjang, itu merupakan lanjutan dari rangkaian demonstrasi yang sebelumnya telah digelar oleh massa Aliansi Rakyat Kaltim.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar mengatakan pihaknya telah menyiapkan pola pengamanan terbuka maupun tertutup guna mengawal jalannya aksi agar berlangsung aman dan tertib.
"Pengamanan besok sudah kami persiapkan. Kami memberikan pelayanan pengamanan agar kegiatan unjuk rasa dapat berlangsung dengan baik, tertib, dan tidak mengganggu keamanan masyarakat," ujarnya, Selasa (9/6).
Baca Juga: Raperda Sempadan Sungai Disusun, BWS: Tujuannya Melindungi Masyarakat
Menurut Kombes Pol Hendri, pengamanan tidak hanya difokuskan di lokasi utama aksi, tetapi juga pada sejumlah titik yang dinilai rawan dan membutuhkan pengawasan lebih intensif.
Selain Gedung DPRD Kaltim, aparat juga akan melakukan pengamanan di Kantor Gubernur Kalimantan Timur, kantor-kantor fraksi, serta beberapa lokasi strategis lainnya yang berpotensi menjadi titik konsentrasi massa.
"Kami menempatkan personel baik secara terbuka maupun tertutup. Tujuannya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan mencegah aksi yang berlebihan," ungkapnya.
Baca Juga: Menara Lampu Hias Taman Samarendah Segera Dibongkar, Pemkot Utamakan Aspek Keselamatan
Untuk mendukung pengamanan tersebut, Polresta Samarinda menerjunkan sekitar 750 personel gabungan. Kekuatan itu terdiri dari personel Polresta Samarinda, Direktorat Samapta Polda Kaltim, Yon B Satbrimob Polda Kaltim, serta dukungan dari berbagai instansi terkait. Di antaranya Kodim 0901/Samarinda, Denpom, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan unsur lainnya.
Kombes Pol Hendri menjelaskan, dukungan dari TNI juga akan difokuskan pada pengamanan objek vital di sekitar kawasan DPRD Kaltim maupun sepanjang jalur yang diperkirakan dilalui massa aksi.
"Kami juga meminta bantuan teman-teman TNI, khususnya dari Kodim, untuk pengamanan objek vital dan titik-titik yang perlu mendapat perhatian khusus selama kegiatan berlangsung," pungkasnya. (*)
Editor : Sukri Sikki