Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kejar Standar AFC, Lampu Stadion Palaran Bakal Dipindah ke Segiri

M Hafiz Alfaruqi • Senin, 22 Juni 2026 | 17:48 WIB
PEMINDAHAN: Lampu Stadion Utama Palaran rencananya dipindahkan ke Stadion Segiri untuk memenuhi standar pencahayaan AFC. RAMA SIHOTANG/KP
PEMINDAHAN: Lampu Stadion Utama Palaran rencananya dipindahkan ke Stadion Segiri untuk memenuhi standar pencahayaan AFC. RAMA SIHOTANG/KP

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Upaya meningkatkan kualitas Stadion Segiri sebagai markas Borneo FC terus dikebut menjelang bergulirnya Super League Indonesia dan kompetisi AFC.

Pemprov Kaltim bersama Pemkot Samarinda kini memfokuskan perhatian pada rencana pemindahan lampu pencahayaan dari Stadion Utama Palaran ke Stadion Segiri agar stadion kebanggaan warga Samarinda itu memenuhi standar pertandingan nasional maupun internasional.

Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim Rasman Rading mengatakan, pembahasan tersebut untuk memastikan seluruh aset pemerintah dapat dimanfaatkan secara optimal dan tidak terbengkalai.

"Kami fokus pada teknis pemindahan lampu pencahayaan dari Stadion Utama Palaran ke Stadion Segiri. Jangan sampai aset milik pemerintah provinsi yang dikelola pemerintah kota tidak dimanfaatkan dengan baik," ujarnya, Senin (22/6).

Baca Juga:   Di Tengah Tekanan Ekonomi, Pemkab Kukar Salurkan Bantuan untuk Kelompok Rentan

Menurut Rasman, lampu yang saat ini terpasang di Stadion Palaran merupakan aset milik Pemprov Kaltim yang masih layak digunakan untuk mendukung kebutuhan Stadion Segiri. Berdasarkan hasil pengujian, tingkat pencahayaan lampu tersebut mencapai sekitar 1.800 lux.

Namun, setelah dilakukan simulasi ulang, masih terdapat kekurangan sekitar 133 lux atau delapan titik lampu tambahan agar memenuhi standar yang dipersyaratkan. Perbedaan tersebut muncul karena saat lampu dipasang di Stadion Palaran, kondisi lapangan belum sepenuhnya selesai sehingga arah pencahayaan (aiming) perlu disesuaikan kembali.

"Kami sudah menghitung kebutuhan biaya pembongkaran, pemindahan, pemasangan kembali, termasuk penambahan titik lampu. Setelah diuji, ternyata masih ada kekurangan pencahayaan yang harus dipenuhi," jelasnya.

Pemindahan lampu tersebut merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Kaltim agar Stadion Segiri dapat digunakan Borneo FC untuk kompetisi Super League Indonesia pada September mendatang serta ajang AFC yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Jalan Poros Bengalon–Sangatta, Niat Hindari Lubang Jalan, Dua Motor Tabrakan Hebat hingga Terbakar dan Tewaskan Pengendara

Rasman mengungkapkan, saat ini pihaknya masih mencari skema pembiayaan terbaik. Selain melalui APBD Pergeseran, opsi pendanaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) juga tengah dibahas.

"Kami mengupayakan semua kemungkinan, baik melalui APBD Pergeseran maupun CSR. Yang jelas, arahan Pak Gubernur sangat tegas agar persoalan ini segera diselesaikan," ungkapnya.

Selain itu, Dispora Kaltim juga akan berkoordinasi dengan PSSI dalam setiap tahapan pengadaan dan pemasangan lampu tambahan. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh pekerjaan sesuai standar dan tidak menimbulkan pemborosan anggaran.

"Kalau ada pengadaan dan pemasangan, harus ada rekomendasi serta pengawasan langsung dari PSSI. Jadi sekali dikerjakan langsung tuntas dan sesuai standar," tegasnya.

Meski masih terdapat sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan, Rasman optimistis peningkatan infrastruktur Stadion Segiri dapat berjalan sesuai target sehingga stadion tersebut siap menjadi markas Borneo FC pada musim kompetisi mendatang. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Lampu Stadion Segiri #stadion segiri #dispora kaltim #stadion palaran #borneo fc