SAMARINDA- Dinas Kesehatan Samarinda melalui RSUD IA Moeis memperluas kolaborasi pelayanan kesehatan dengan menggandeng Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN). Kerja sama tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan donor darah rutin bagi pegawai OIKN dan kantor-kantor kementerian di kawasan IKN.
Program yang resmi dimulai pada 10 Juli 2026 itu akan digelar setiap tiga bulan sekali. Kegiatan didukung oleh Bank Indonesia serta Kedeputian Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN.
Kepala Dinas Kesehatan Samarinda, dr Ismid Kusasih, mengatakan seluruh kegiatan donor darah memanfaatkan fasilitas mobil donor darah (Dorami) milik RSUD IA Moeis. Kehadiran layanan bergerak tersebut diharapkan mempermudah masyarakat maupun instansi untuk berpartisipasi menjadi pendonor.
"Program ini sudah dimulai pada 10 Juli dan insyaallah akan dilaksanakan rutin setiap tiga bulan. Mobil donor darah membuat akses bagi pendonor menjadi lebih mudah, aman, dan sesuai standar pelayanan," ujarnya, Senin (13/7).
Menurut dr Ismid, darah yang terkumpul dari kegiatan di kawasan IKN akan membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat Samarinda maupun IKN. Langkah tersebut sekaligus memperkuat sinergi pelayanan kesehatan antara daerah penyangga dan kawasan IKN. “Ini bentuk dukungan pemkot Samarindaa terhadap keberadaan OIKN,” singkatnya.
Dia berharap semakin banyak instansi maupun komunitas yang memanfaatkan layanan donor darah keliling. Dengan meningkatnya jumlah pendonor sukarela, ketersediaan stok darah di Samarinda dan daerah sekitar, dapat lebih terjaga. “Sehingga diharapkan kebutuhan pasien di rumah sakit dapat terpenuhi setiap saat,” pungkasnya. (*)
Editor : Ismet Rifani