KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Pengerjaan drainase di Jalan Gunung Cermai, Kelurahan Jawa Kecamatan Samarinda Ulu mulai berdampak terhadap arus lalu lintas. Rekayasa lalu lintas diberlakukan selama pekerjaan berlangsung, terutama pada ruas depan Holland Bakery hingga Simpang Tiga Jalan Raudah.
Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari pembangunan drainase dari Jalan Gunung Cermai menuju Sungai Mahakam, masuk dalam subsistem Jalan Pasundan. Titik pekerjaan berada di Jalan RE Martadinata, tepatnya depan Bank BTN.
Pengaturan arus lalu lintas berlaku mulai 24 Agustus hingga 4 September 2026 selama 24 jam. Meski demikian, kendaraan roda dua dan roda empat masih dapat melintas di kawasan tersebut, baik dari Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Pangeran Antasari menuju Jalan Gajah Mada maupun arah sebaliknya.
Namun, pengendara perlu mengantisipasi penyempitan badan jalan di sekitar depan Holland Bakery. Sebagian ruas jalan akan ditutup untuk mendukung pekerjaan drainase sehingga satu ruas jalan akan digunakan untuk dua lajur dengan pengaturan arus dari kedua arah.
Baca Juga: Tak Cuma Layani Masyarakat, Polwan Balikpapan Turun Langsung Bersih-Bersih dan Berbagi
Sementara itu, kendaraan berat roda enam ke atas dari maupun menuju Pelabuhan Samarinda, disarankan menggunakan jalur alternatif. Salah satunya melalui Jalan Niaga Timur menuju kawasan kota dan selanjutnya ke Jalan Pangeran Antasari, atau sebaliknya.
Pengaturan tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memberi ruang bagi pengerjaan drainase. Pengendara juga diminta memperhatikan rambu dan arahan petugas di lapangan selama rekayasa berlangsung.
“Bagi masyarakat yang akan melintas, diharapkan mengurangi kecepatan, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta mempertimbangkan untuk berangkat lebih awal atau menggunakan jalur alternatif guna menghindari kepadatan. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” kata Kabid SDA DPUPR Samarinda Darmadi, Minggu (23/8). (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo