SAMARINDA- Pelayanan kesehatan bagi kelompok rentan terus dilakukan Puskesmas Mangkupalas Samarinda. Di tengah efisiensi fiskal 2026, puskesmas tetap menjalankan layanan jemput bola dengan mendatangi rumah warga dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, dr Ismid Kusasih mengatakan, pelayanan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan warga rentan tetap memperoleh hak pelayanan kesehatan yang setara. Tim puskesmas tidak hanya melakukan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga memberikan dukungan kebutuhan dasar berupa paket sembako.
“Setiap minggu selalu ada kunjungan rumah dua sampai tiga pasien ODGJ. Dalam sebulan bisa mencapai sekitar 15 orang,” ujarnya Senin (21/9).
Dia menjelaskan, program kunjungan rumah tersebut telah berjalan sejak 2025, tetapi meski tahun ini terdapat keterbatasan akibat efisiensi anggaran, UPTD Puskesmas Mangkupalas tetap berupaya mempertahankan pelayanan tersebut. Menurutnya, layanan kesehatan jiwa juga berkaitan dengan pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan.
“Ini agar tidak ada yang tertinggal. Hak pelayanan publik yang setara tetap harus diberikan kepada warga rentan. Capaian pelayanan kesehatan jiwa di wilayah kerja puskesmas ini juga telah melampaui target yang ditetapkan,” jelasnya.
Salah satu kunjungan dilakukan kepada seorang pasien laki-laki berusia 28 tahun. Pasien tersebut ditemukan tim surveilans kesehatan jiwa Puskesmas Mangkupalas pada bulan lalu dan kemudian diarahkan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut di RS Atma Husada Kaltim.
Dia menambahkan, pola kunjungan rumah memungkinkan petugas menemukan warga yang membutuhkan penanganan secara langsung. "Langkah ini sekaligus menjadi upaya memastikan pasien kesehatan jiwa tidak terlepas dari pemantauan dan layanan kesehatan," pungkasnya. (*)
Editor : Ismet Rifani