Catat! Air Bersih Samarinda Mati, Rabu 21 Oktober: Titik Vital Pemukiman dan Pertokoan Ini Terdampak

Almasrifah • Dipublikasikan Senin, 19 Oktober 2026 | 18:35 WIB
Ilustrasi, mati air akan melanda sejumlah wilayah Samarinda dampak dari pengurasan IPA Loa Bakung yang akan dilakukan Rabu (21/10/2026). (batampos)
Ilustrasi, mati air akan melanda sejumlah wilayah Samarinda dampak dari pengurasan IPA Loa Bakung yang akan dilakukan Rabu (21/10/2026). (batampos)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Distribusi air bersih di sejumlah kawasan Kota Samarinda akan mengalami penghentian sementara waktu.

Hal ini terjadi menyusul adanya agenda pengurasan bak sedimentasi pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Loa Bakung yang dilaksanakan oleh Perumda Tirta Kencana.

Berdasarkan pengumuman resmi dari pihak pengelola, pekerjaan teknis perawatan instalasi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 21 Oktober 2026.

Proses pengerjaan pengurasan bak sedimentasi dimulai sejak pukul 08.00 Wita sampai dengan selesai.

Manajemen Perumda Tirta Kencana mencatat bahwa estimasi waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh proses pengurasan tersebut diperkirakan memakan durasi 1x12 jam.

Baca Juga: Listrik Samarinda Senin 19 Oktober: Padam 4 Jam, 30 Titik Termasuk Jalan Protokol Terdampak

Selama rentang waktu pengerjaan, aliran air ke rumah para pelanggan dipastikan tidak mengalir.

Kegiatan pengurasan bak sedimentasi ini berdampak langsung pada kelancaran suplai air di kawasan pemukiman warga serta jalur protokol sekitarnya.

Sejumlah titik vital pemukiman dan pertokoan masuk ke dalam cakupan wilayah terdampak pemeliharaan ini.

Adapun rincian kawasan yang mengalami gangguan pelayanan air bersih meliputi:

- Jalan Jakarta dan sekitarnya

- Loa Buah

- Jalan Padat Karya

- Jalan Manunggal

- Jalan Teluk Ambalang

- Jalan Plamboyan

- Jalan Ir Sutami

- Perumahan Karpotek

- Sebagian Jalan Rapak Indah

- Jalan Teuku Umar

- Jalan M Said dan sekitarnya

- Jalan Revolusi dan sekitarnya

Masyarakat yang berdomisili pada area terdampak diimbau agar melakukan langkah antisipasi sedini mungkin. Penampungan cadangan air bersih secara mandiri sangat disarankan sebelum jadwal pemeliharaan dan penutupan aliran resmi dimulai pada pagi hari.

Bagi masyarakat atau pelanggan yang memerlukan pembaruan status pengerjaan atau ingin menyampaikan laporan, Perumda Tirta Kencana menyediakan sarana komunikasi resmi.

Layanan informasi dan pengaduan dapat diakses langsung melalui sambungan telepon Contact Center pada nomor 0541 2088100 maupun pesan WhatsApp di nomor 0811553536. (*)

Editor : Almasrifah
mati air Samarinda mati air Samarinda hari ini jadwal mati air samarinda air pdam samarinda mati