KALTIM POST.ID, BALIKPAPAN- Memperingati Pekan Literasi Bulan Kunjungan 2024, Dinas Perpustakaan dan Arsip (Disputakar) Kota Balikpapan menggelar Festival Literasi yang diisi dengan berbagai kegiatan sejak 19-21 November.
Koordinator Layanan Disputakar Kota Balikpapan Titik Murdianti mengungkapkan Bulan Kunjung Perpustakaan sejatinya diperingati setiap 14 September. Dalam rangka memeriahkannya Disputakar menggelar berbagai kegiatan dengan mengambil tema Menumbuhkan Cinta Literasi dan Keterampilan Komunikasi Sejak Dini.
"Karena padatnya jadwal rangkaian kegiatan memperingati Bulan Kunjung kita gelar bulan ini," ujar Titik.
Adapun rangkaian kegiatan mulai dari mendongeng untuk anak-anak serta kelas menggambar yang digelar pada hari pertama. Kemudian hari kedua dilanjutkan dengan kelas keterampilan seperti membuat bantal dan MUA atau tata rias yang diikuti oleh para orang tua, serta ada kelas teknik mendongeng untuk guru-guru PAUD dan TK. Juga dan kelas menggambar untuk anak-anak PAUD dan TK .
"Selain itu akan ada pula kelas fotografi dan menulis fiksi dan nonfiksi untuk usia SMP hingga umum. Juga ada kelas jurnalistik hingga public speaking. Untuk kelas keterampilan selain membuat bantal akan ada keterampilan membuat gantungan kunci dari tali-temali, dan membuat tas dari karung goni yang akan digelar pada hari ketiga,” katanya.
Sementara untuk agenda lain, sebut Titik kemungkinan akan digelar minggu depan, mengingat peserta masih terbatas.
Titik berharap dengan digelarnya berbagai kegiatan ini selain meningkatkan jumlah pengunjung perpustakaan, juga dapat mengenalkan kepada masyarakat luas bahwa di perpustakaan bukan hanya untuk tempat membaca, tetapi juga banyak berbagai kegiatan yang bisa diikuti terutama untuk meningkatkan kegemaran membaca masyarakat.
“Supaya mereka tahu bahwa perpustakaan itu nyaman. Tidak hanya berdiam diri untuk membaca, tetapi juga dapat digunakan untuk kegiatan sharing membaca dan meningkatkan ilmu pengetahuan. Karena bagaimanapun, minat baca merupakan salah satu upaya untuk mencerdaskan masyarakat,” pungkasnya. (mra/ms)
Editor : Ismet Rifani