Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Komitmen Jaga Semangat Nasionalisme, Ini yang Dilakukan Pemuda Pancasila Kaltim di Perayaan Hari Lahir Pancasila

admin redaksi • Selasa, 3 Juni 2025 | 08:35 WIB
JIWA KEBANGSAAN: Suasana upacara peringatan Hari Lahir Pancasila diikuti seluruh elemen terkait, termasuk kader Pemuda Pancasila.
JIWA KEBANGSAAN: Suasana upacara peringatan Hari Lahir Pancasila diikuti seluruh elemen terkait, termasuk kader Pemuda Pancasila.

Dalam momentum peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2025, Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) Kaltim komitmen sebagai garda terdepan menjaga dan menanamkan nilai-nilai ideologi Pancasila di masyarakat.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila 2025, Bupati Kubar Frederick Edwin: Jadikan Pancasila sebagai Pemersatu BangsaSAMARINDA–Para pengurus hadir di upacara resmi yang digelar Pemerintah Provinsi Kaltim dipusatkan di Gelora Kadrie Oening. Organisasi itu menegaskan peran pentingnya mengawal semangat persatuan dan kesatuan bangsa.

Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Kaltim Agus Suwandi menyampaikan, Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi panggilan setiap anggota organisasi mengamalkan nilai-nilai luhur bangsa, khususnya dalam aktivitas sosial dan kehidupan bermasyarakat.

“Pancasila adalah fondasi utama negara yang harus dijaga dan diperjuangkan seluruh elemen bangsa," ucapnya, Minggu (1/6).

Sebagai bagian dari masyarakat sipil yang terorganisir, pihaknya memandang penting menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman organisasi dalam setiap langkah pengabdian.

Kehadirannya sebagai representasi dari kepengurusan struktural Pemuda Pancasila, dalam memperkuat sinergi antara organisasi dan pemerintah daerah.

Agus Suwandi menegaskan, kehadiran Pemuda Pancasila dalam peringatan itu merupakan bentuk konsisten ormas mengawal semangat kebangsaan. Kaltim adalah contoh baik penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Keberagaman di Kaltim berjalan harmonis, dan itu bukan hal yang terjadi secara kebetulan, melainkan adanya kesadaran kolektif akan pentingnya hidup berdampingan dalam bingkai ideologi Pancasila," katanya. "Dan Kami sebagai bagian dari Pemuda Pancasila terpanggil untuk terus menjaga itu,” imbuhnya.

Sebagai organisasi yang berbasis kaderisasi dan pengembangan karakter, Pemuda Pancasila komitmen menanamkan semangat nasionalisme kepada generasi muda, khususnya di Kaltim.

Melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan internal, kader-kader organisasi didorong menjadi agen perubahan sosial yang menjunjung tinggi nilai moral, toleransi, dan persaudaraan.

“Pemuda Pancasila tidak hanya hadir dalam bentuk fisik dalam setiap peringatan, tapi dalam pemikiran dan tindakan nyata," tambah Agus yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Kaltim.

        Pihaknya ingin menjadi contoh bahwa ideologi bangsa tidak hanya dihafal, tapi harus dihidupkan dalam perilaku keseharian, baik sebagai individu maupun sebagai bagian dari organisasi.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini, lanjut Agus, harus dimaknai sebagai refleksi memperkuat peran ormas, termasuk Pemuda Pancasila, dalam membangun masyarakat yang toleran, adil, dan berkeadaban. Berharap nilai-nilai Pancasila tidak berhenti pada tataran wacana, melainkan diwujudkan dalam bentuk kerja nyata dan dedikasi terhadap bangsa.

“Sebagai organisasi yang lahir dari semangat nasionalisme, kami yakin bahwa Pemuda Pancasila akan terus menjadi pilar penting dalam menjaga keutuhan NKRI, terutama melalui pendekatan yang inklusif dan berorientasi pada penguatan karakter bangsa,” terangnya.

Di tempat yang sama, Komandan PW Koti Mahatidana Pemuda Pancasila Kaltim Sahabuddin menegaskan, pentingnya loyalitas terhadap ideologi bangsa melalui semangat kolektif dan kesadaran berorganisasi.

Pemuda Pancasila merupakan kekuatan moral yang harus hadir aktif dalam pembangunan karakter dan menjaga stabilitas daerah. "Dengan semangat Pancasila, mari bersama bergotong royong membangun Kaltim demi Indonesia maju," tegas Sahabuddin.

Pentingnya menjaga suasana aman dan harmonis di Kaltim. Pemuda Pancasila, khususnya Koti Mahatidana, siap menjalin sinergi erat dengan pemerintah daerah. "Sinergi dan berperan aktif bersama Pemprov Kaltim demi terwujudnya kondusivitas dan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.

Menurut Sahabuddin, peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh berhenti pada tataran simbolik, harus menjadi pemicu gerakan kolektif menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan memperkuat integritas moral, khususnya pemuda.

“Pemuda Pancasila bukan sekadar organisasi, melainkan benteng ideologi yang siap mengawal keutuhan bangsa di tengah berbagai tantangan zaman,” pungkasnya.

Editor : Dwi Restu A
#pemuda pancasila #Kebangsaan #garda terdepan #hari lahir pancasila