Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

PLN Perkuat Kelistrikan Kalsel, Proyek Re-route SUTT 150 kV Batulicin–Kotabaru Masuki Tahap Konstruksi

Ajie Chandra • Jumat, 11 Juli 2025 | 21:57 WIB
PRESISI: PLN memastikan pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara presisi, mulai dari verifikasi posisi tower, pengukuran elevasi, hingga pengujian stabilitas struktur.
PRESISI: PLN memastikan pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara presisi, mulai dari verifikasi posisi tower, pengukuran elevasi, hingga pengujian stabilitas struktur.

TANAH BUMBU — Upaya penguatan infrastruktur ketenagalistrikan di Kalimantan Selatan terus bergulir. Proyek re-route Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Batulicin–Kotabaru yang dikelola PT PLN (Persero) kini telah memasuki fase konstruksi. Pekerjaan ini menjadi bagian dari strategi jangka menengah PLN untuk meningkatkan keandalan sistem transmisi sekaligus menjamin kontinuitas pasokan energi listrik bagi kawasan industri dan masyarakat.

Tahapan konstruksi dimulai pada 3 Juli 2025, berlokasi di Kelurahan Batulicin, Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, dengan pekerjaan erection tower di titik Re-Route T.06A. Reposisi jalur ini dilakukan sebagai respons terhadap dinamika tata ruang wilayah dan kebutuhan optimalisasi jaringan listrik agar lebih efisien dan adaptif terhadap perkembangan infrastruktur lokal.

Proyek ini dikelola oleh Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT), dengan Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Timur 4 (UPP KLT 4) sebagai pelaksana teknis, serta PLN Pusmanpro sebagai unit pengawasan mutu. Adapun pelaksanaan di lapangan dikerjakan oleh PT Jampa Indotama. Kolaborasi antarpihak ini menunjukkan tata kelola proyek yang kuat dan sinergis dalam mendukung agenda transformasi energi nasional.

Menurut Raja Muda Siregar, General Manager PLN UIP KLT, proyek re-route ini merupakan bagian dari rencana penguatan sistem transmisi regional sebagai penopang utama aktivitas ekonomi. “Peningkatan keandalan infrastruktur listrik menjadi faktor fundamental dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif dan mendukung pertumbuhan wilayah,” jelas Raja.

Dalam aspek teknis, proyek ini menerapkan metode perakitan segmental yang disesuaikan dengan kondisi topografi. Setiap titik jalur didesain ulang untuk meminimalkan risiko gangguan dan mendukung efisiensi operasional jangka panjang.

Rizal Hikmahtiar, Manager PLN UPP KLT 4, menambahkan bahwa pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara presisi, mulai dari verifikasi posisi tower, pengukuran elevasi, hingga pengujian stabilitas struktur. “Pendekatan berbasis data dan kondisi lapangan ini menjadi kunci dalam membangun sistem transmisi yang kokoh dan tahan terhadap berbagai tantangan lingkungan,” ujarnya.

Dengan proyek ini, PLN menargetkan peningkatan kapasitas dan kualitas suplai listrik di wilayah Kalimantan Selatan, khususnya Kabupaten Kotabaru. Hal ini akan membuka peluang bagi ekspansi industri, memperkuat daya saing kawasan, dan mempercepat pembangunan ekonomi lokal berbasis energi yang andal. (adv/aji/rdh)

Editor : Muhammad Ridhuan
#kalsel #infrastruktur ketenagalistrikan #SUTT #pln