BALIKPAPAN - Di tengah semangat inklusi dan kreativitas, SLBN Balikpapan menghasilkan produk unggulan berupa roti lezat bernama Roti Enak ABK Food. Produk ini merupakan hasil kolaborasi antara guru dan siswa ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) yang membuktikan keterbatasan bukanlah halangan untuk berkarya.
Dengan proses pembuatan yang higienis dan cita rasa menggugah selera, Roti Enak ABK Food siap memanjakan lidah masyarakat Balikpapan. Roti Enak ABK Food menawarkan beragam pilihan roti yang lezat dan terjangkau, di antaranya Roti Sobek Manis, Roti Sobek Isian, Roti O dengan berbagai rasa Kopi, Nanas, Strawberry, dan Keju.
Selain itu, ada Roti Sosis dan juga Roti Pisang. Rahayu Sri Waskitoningtyas, salah satu guru SLBN Balikpapan menyampaikan kualitas dan kebersihan menjadi prioritas utama dalam pembuatan Roti Enak ABK Food. Meskipun dikelola oleh sekolah, proses produksinya dilakukan dengan standar higienis untuk memastikan roti yang dihasilkan aman dan enak dikonsumsi.
"Pada bulan Juni, produksi dilakukan tiga kali seminggu dengan 140 biji roti per produksi dan sebanyak 90 biji di antaranya dibekukan atau frozen untuk menjaga kesegaran dan memperpanjang daya simpan, sehingga roti tetap nikmat saat dinikmati kemudian," ungkapnya.
Yang membuat Roti Enak ABK Food semakin istimewa adalah perjuangan para guru dalam menguasai teknik pembuatan roti. Tanpa pelatihan khusus, mereka belajar secara mandiri melalui YouTube selama satu tahun hingga akhirnya berhasil menciptakan roti berkualitas tinggi.
Rahayu Sri berharap SLBN Balikpapan dapat memiliki Teaching Factory (TEFA), yaitu model pembelajaran berbasis produksi yang diselenggarakan di lingkungan sekolah. "Dengan begitu, siswa bisa lebih terlatih dan siap berkarya di dunia usaha," ucapnya.
Keberadaan Roti Enak ABK Food tidak hanya menjadi kebanggaan sekolah, tetapi juga bukti nyata bahwa pendidikan inklusif mampu melahirkan inovasi bermanfaat.
"Masyarakat dapat mendukung dengan membeli produk ini, https://shopee.co.id/sytamurniningtyas741
sekaligus membantu mewujudkan impian SLBN Balikpapan memiliki teaching factory untuk pengembangan keterampilan siswa," pungkas Rahayu. (pus/kri)
Editor : Sukri Sikki