KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN- Sebanyak 91 insan pendidikan serta tokoh masyarakat di Kalimantan Timur (Kaltim) meraih berbagai penghargaan dalam acara "Gebyar Penghargaan GTK Kaltim 2025”. Acara yang digelar oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Kaltim ini dipusatkan di Gran Senyiur Hotel Balikpapan, Minggu (2/11).
Hadir dalam acara itu Staf Ahli Bidang Sosial, Kesejahteraan, dan Pengembangan SDM Pemerintah Kota Balikpapan Adamin Siregar; Direktur Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus, Yaya Sutarya; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Armin; Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN Alimuddin serta Kepala BGTK Kaltim Wiwik Setiawati.
Gebyar Penghargaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) merupakan program pemberian penghargaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) kepada para GTK serta tokoh masyarakat yang berdedikasi, inovatif, dan transformatif dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Wiwik Setiawati menjelaskan bahwa ajang ini merupakan program tahunan yang dilaksanakan oleh Ditjen GTK di seluruh provinsi dalam rangka merayakan Hari Guru Nasional.
“Jadi memang minggu kemarin juga telah dicanangkan bulan November ini sebagai Bulan Guru Nasional. Dimana salah satu rangkaian kegiatan yang dilakukan adalah memberikan penghargaan, apresiasi kepada insan pendidikan, dan ada anugerah untuk tokoh masyarakat yang berjasa di bidang pendidikan,” jelasnya.
Adapun mereka yang menerima penghargaan merupakan pendidik dan tenaga kependidikan yang berasal dari berbagai jenjang, mulai dari pendidikan usia dini hingga menengah. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada jenjang nonformal yakni komunitas belajar inspiratif, seperti tutor transformatif, tutor dedikatif yang mewakili 10 kabupaten/kota di Kaltim.
Dari total seluruh penghargaan yang diberikan, Balikpapan meraih jumlah terbanyak dengan total 22 penerima. Kemudian disusul Samarinda 17, Bontang 10, Berau 9, PPU 9, Paser 8, Kutim 6, Kukar 5, Mahakam Ulu 3, dan Kutai Barat 2.
“Mereka yang mendapatkan penghargaan mulai dari terbaik satu hingga terbaik ketiga telah melalui proses seleksi cukup ketat dari para juri. Hasil karya berupa naskah dan video dinilai langsung oleh 18 juri yang berasal dari berbagai profesi seperti perguruan tinggi, praktisi, akademisi, serta tenaga fungsional BGTK Kaltim,” ujarnya.
Ia menuturkan sebelum melalui seleksi ada total 188 pendaftar yang diajukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Kota di Provinsi Kaltim. Kemudian juara pertama akan mewakili Kaltim di tingkat nasional yang akan digelar akhir November mendatang.
“Total ada 36 orang yang nanti akan mewakili Kaltim di Jakarta. 36 ini merupakan pemenang pertama dari setiap kategori. Dimana dari total 43 kategori, Kaltim hanya 36 kategori yang terisi,” terangnya.
Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus, Yaya Sutarya menyampaikan rasa bangga atas berbagai karya inovatif dan dedikatif para guru dan tenaga kependidikan di Kaltim.
Ia menyebut, penghargaan ini bukan sekadar apresiasi melainkan sebagai bentuk dukungan yang diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan menginspirasi tenaga pendidik yang lain untuk dijadikan contoh di waktu mendatang.
“Artinya bahwa setiap guru itu mempunyai kesempatan yang sama untuk melakukan yang terbaik. Dan ini adalah bentuk penghargaan dari pemerintah kepada para guru dan tenaga pendidik,” ujarnya.
Ia menuturkan, di tingkat nasional, pihaknya akan menyiapkan hadiah yang lebih besar dibandingkan dengan Kaltim. “Kami akan kasih juara pertama Rp 10 juta, juara dua Rp 7 juta, juara tiga Rp 5 juta dan terfavorit masih-masih Rp 5 juta. Kemudian nanti ada paket lainnya seperti pelatihan, paket narasumber dan sebagainya. Pada 2024 para juara juga mendapatkan tambahan mengikuti pelatihan di UNESCO TEC di Shanghai. Kami berharap Kaltim akan meraih juara umum,” tuturnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Armin memberikan apresiasi dan terima kasih kepada BGTK Kaltim yang senantiasa memperhatikan para guru dan tenaga kependidikan di Kaltim. “Kami berharap kolaborasi ini akan terus terjalin untuk membangun guru, karena ditangan mereka yang memiliki dedikasi, akan lahir generasi dengan karakter kuat,” ungkap Armin. (*)
Editor : Ismet Rifani