Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Pabrik Sawit Korsel Berkapasitas 500 Ribu Ton Resmi Beroperasi di Balikpapan, Dorong Hilirisasi dan Energi Bersih

Ajie Chandra • Sabtu, 22 November 2025 | 18:03 WIB

 

PILAR STRATEGIS: Sinergi antara Korsel, Posco International dan GS Caltex, digadang menjadi pilar strategis penopang hilirisasi industri di Kaltim.
PILAR STRATEGIS: Sinergi antara Korsel, Posco International dan GS Caltex, digadang menjadi pilar strategis penopang hilirisasi industri di Kaltim.

BALIKPAPAN – Ekosistem industri hilir Indonesia menerima suntikan investasi signifikan dengan diresmikannya PT AGPA Refinery Complex (ARC) di Kawasan Interport Business Park, Kariangau, Balikpapan, Rabu (19/11).

Fasilitas pengolahan turunan minyak sawit ini, yang merupakan sinergi antara Korea Selatan (Korsel), Posco International dan GS Caltex, digadang menjadi pilar strategis penopang hilirisasi industri di Kaltim.

Peresmian dilakukan oleh Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM), Yuliot Tanjung, bersama Manajemen Posco Internasional, GS Caltex, Duta Besar Korsel untuk Indonesia, dan Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud.

Wamen ESDM Yuliot Tanjung, menyampaikan apresiasi atas diterapkannya teknologi pengolahan yang efisien dan ramah lingkungan. Ia menekankan bahwa kapasitas produksi ARC yang mencapai 500 ribu ton per tahun sangat krusial dalam memberikan nilai tambah signifikan bagi hilirisasi sawit nasional.

“Kami berharap PT AGPA Refinery Complex mampu memberikan nilai tambah signifikan bagi hilirisasi sawit nasional, memperkuat rantai pasok industri, serta meningkatkan daya saing daerah,” ujar Wamen.

Kehadiran teknologi bersih dan sistem pengolahan modern yang diusung ARC dinilai sebagai langkah maju dalam transformasi industri, selaras dengan kebijakan pemerintah untuk membangun kawasan industri yang tertata, aman, dan berwawasan lingkungan. Komitmen perusahaan terhadap keselamatan kerja dan keberlanjutan lingkungan juga menjadi poin penting yang disoroti oleh Wamen ESDM.

ARC, sebagai fasilitas pengolahan minyak sawit dan bahan baku biofuel, ditargetkan menjadi pusat produksi strategis dalam mendukung industri energi bersih Indonesia. Mayoritas produk bernilai tambah yang dihasilkan, seperti minyak nabati dan bahan bakar bio, direncanakan akan diekspor, memperkuat posisi Indonesia dalam pasar energi terbarukan global.

Presiden Direktur & CEO Posco International, Kye In Lee, menegaskan bahwa ARC adalah langkah penting dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen sawit terbesar dunia. “ARC akan memberikan nilai tambah bagi industri sawit nasional. Tidak hanya menghasilkan bahan baku, tetapi juga menciptakan value chain melalui proses pemurnian dan pengolahan yang berstandar tinggi,” jelas Kye.

Proyek ini adalah kelanjutan dari kolaborasi panjang Posco Group di Indonesia, mencerminkan kepercayaan dan komitmen investasi jangka panjang.

President & CEO GS Caltex, Saehong Hur, menyampaikan bahwa pabrik ARC merupakan bagian dari strategi utama perusahaan dalam memperkuat fondasi bisnis internasional, termasuk penguasaan rantai nilai (mulai dari bahan baku hingga pemurnian dan distribusi global).

GS Caltex, yang memiliki teknologi energi kelas dunia, terus memperkuat komitmen terhadap Green Transformation melalui pengembangan teknologi energi bersih, termasuk di dalamnya pengembangan bahan bakar generasi baru seperti bio-avtur dan bahan bakar kapal berbasis bio.

“Kami berharap fasilitas ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembukaan lapangan kerja di Kalimantan Timur,” kata Saehong Hur, menekankan peran industri dalam transisi energi dan pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Wamen ESDM menutup sambutannya dengan penekanan bahwa pembangunan industri harus tumbuh bersama masyarakat, di mana keberadaan refinery ini diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru dan mendukung pemberdayaan masyarakat lokal. (adv/aji/rdh)

Editor : Muhammad Ridhuan
#PT AGPA Refinery Complex #industri hilir #Wamen ESDM Yuliot Tanjung #minyak sawit #korea selatan #gs caltex