Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pemkot Tingkatkan Kompetensi Guru dalam Pembelajaran Berbasis AI, Gandeng Google, Gelar Gemini Academy

Maria Irham • Rabu, 26 November 2025 | 19:18 WIB
GENJOT SDM: Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud membuka jalannya Pelatihan Luring Gemini Academy yang digelar Rabu (26/11) di BSCC Dome.
GENJOT SDM: Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud membuka jalannya Pelatihan Luring Gemini Academy yang digelar Rabu (26/11) di BSCC Dome.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN- Masih dalam rangkaian memperingati Hari Guru Nasional, Pemerintah Kota melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan (Disdikbud) Kota Balikpapan bekerjasama dengan Google Indonesia menggelar Pelatihan Luring Gemini Academy yang diikuti 2.286 guru dari berbagai jenjang pendidikan, Rabu (26/11).

Kegiatan yang dipusatkan di Balikpapan Sport and Convention Center itu, dibuka langsung oleh Walikota Balikpapan, Rahmad Mas’ud. Program ini dirancang untuk membekali guru dan pengajar dengan keterampilan kecerdasan artifisial (AI) secara aman, etis, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran masa kini. Inisiatif ini merupakan bagian dari dukungan berkelanjutan Google terhadap upaya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkuat kompetensi sumber daya manusia Indonesia.

Dalam sambutannya, Walikota Balikpapan, Rahmad Mas’ud menegaskan pentingnya kesiapan sumber daya manusia agar dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi. “Kami ingin memastikan bahwa guru di Balikpapan tidak hanya mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga mampu menjadi pionir dalam penerapan teknologi pendidikan. Kehadiran Gemini Academy membantu memperkuat langkah kami menuju transformasi pendidikan yang lebih inklusif dan berdaya saing,” tegasnya.

Studi Public First tahun 2025 memaparkan bahwa Indonesia merupakan negara dengan tingkat adopsi AI terbesar kedua di dunia. Hal ini, menurut Rahmad menjadi bukti bahwa penguasaan literasi digital wajib dimiliki pendidik, agar proses pembelajaran tetap relevan dengan kebutuhan peserta didik. “Kompetensi digital termasuk bagi para guru, akan menjadi fondasi penting bagi peningkatan kualitas pembelajaran di masa depan,” ujarnya.

TAMBAH ILMU: Pelatihan berbalut Gemini Academy diikuti 2.286 guru dari berbagai jenjang pendidikan di Kota Balikpapan.
TAMBAH ILMU: Pelatihan berbalut Gemini Academy diikuti 2.286 guru dari berbagai jenjang pendidikan di Kota Balikpapan.
Ia pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh yang berdedikasi menjadi fondasi utama membentuk generasi masa depan. “Tanpa ketulusan pengabdian para guru, tidak mungkin lahir SDM Balikpapan yang unggul dan berkarakter,” ungapnya.

Balikpapan merupakan salah satu daerah yang konsisten memperkuat ekosistem pendidikan berbasis teknologi. Hal ini tercermin dari inisiasi roadmap transformasi digital pendidikan yang berfokus pada perluasan akses pelatihan bagi guru serta penggunaan teknologi pembelajaran yang terarah. Saat ini, seluruh SD dan SMP di Balikpapan telah memiliki perangkat pembelajaran digital untuk mendukung proses belajar mengajar.

Kadisdikbud Balikpapan, Irfan Taufik menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas guru merupakan fondasi untuk memperkuat kualitas pendidikan. Karena itu, pihanya terus mendorong transformasi digital, mulai dari penguatan kompetensi pendidik hingga pemanfaatan teknologi pembelajaran yang relevan.

“Pelatihan seperti Gemini Academy membantu mempercepat upaya tersebut dengan membekali guru kemampuan memanfaatkan AI secara aman, etis, dan produktif. Inisiatif ini selaras dengan kebijakan kami untuk memastikan setiap satuan pendidikan siap menghadapi perubahan pola belajar di era teknologi,” ujarnya.

Selain peningkatan kompetensi guru, Pemerintah Kota Balikpapan juga tengah memperluas ekosistem pembelajaran berbasis teknologi melalui program Sekolah Rujukan Google, di mana setiap kecamatan ditargetkan memiliki minimal satu sekolah rujukan yang mampu menjadi pusat penerapan praktik baik dan akselerator pemanfaatan teknologi pembelajaran di wilayahnya. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat kualitas proses belajar-mengajar dan membantu peserta didik Balikpapan memperoleh pengalaman belajar yang sesuai dengan kebutuhan masa depan.

“Kami ingin memastikan guru di Balikpapan tidak sekadar mengikuti perkembangan zaman, tetapi mampu menjadi pionir teknologi pendidikan. Guru harus menjadi pelopor perubahan,” ungkap Irfan.

Diketahui, Gemini Academy hadir untuk membantu guru memahami bagaimana AI dapat menjadi alat yang aman, intuitif, dan membantu mereka mengajar dengan lebih efektif. “Kami percaya bahwa pendidikan yang bermakna terjadi ketika guru diberdayakan, siswa terlibat aktif, dan teknologi yang digunakan dapat diandalkan serta dirancang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujar Government Affairs Manager Google Indonesia, Isya Hanum Kresnadi.

KENANG-KENANGAN: Penyerahan cenderamata oleh Government Affairs Manager Google Indonesia Isya Hanum Kresnadi kepada Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud.
KENANG-KENANGAN: Penyerahan cenderamata oleh Government Affairs Manager Google Indonesia Isya Hanum Kresnadi kepada Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud.
Sejak pertama kali diperkenalkan pada 2024 lalu, Gemini Academy telah menjangkau lebih dari 286.000 guru di 38 provinsi di Indonesia. Penyelenggaraan Gemini Academy di Balikpapan menjadi salah satu pilar penting dari strategi lokal untuk mempercepat literasi AI di sektor pendidikan.

Program ini memperkenalkan fondasi kecerdasan artifisial, pemanfaatan AI secara bertanggung jawab, praktik baik dalam penggunaan Gemini, serta cara-cara praktis mentransformasi proses belajar mengajar melalui teknologi. Pelatihan ini juga membantu guru mengintegrasikan pembelajaran berbasis coding dan memanfaatkan fitur AI di ruang kelas untuk menghemat waktu persiapan materi, meningkatkan kreativitas, serta menghadirkan pengalaman belajar yang lebih personal bagi setiap siswa.

Melalui program ini, Google dan Pemerintah Kota Balikpapan berharap semakin banyak guru dapat memanfaatkan AI secara bertanggung jawab untuk menciptakan pembelajaran yang lebih relevan, kreatif, dan inklusif. Dengan begitu, setiap anak, di mana pun mereka berada, bisa mendapatkan kesempatan belajar terbaik. (*)

Editor : Ismet Rifani
#irfan taufik #Literasi AI #Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas ud #Gemini Academy #Isya Hanum Kresnadi #disdikbud balikpapan