Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Jaga Keseimbangan Ekosistem DAS Manggar, PLN Tanam 1.500 Pohon di Wisata Meranti

Maria Irham • Jumat, 28 November 2025 | 19:20 WIB

 

PEDULI LINGKUNGAN: Ratusan insan PLN turun langsung dalam aksi penanaman pohon yang dilakukan di Wisata Meranti KM 15, Karang Joang.
PEDULI LINGKUNGAN: Ratusan insan PLN turun langsung dalam aksi penanaman pohon yang dilakukan di Wisata Meranti KM 15, Karang Joang.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN– Memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2025, PLN Group di Balikpapan dan Samarinda menanam 1.500 pohon di kawasan Wisata Meranti bersama Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Kota Balikpapan, Dinas Lingungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Forkopimda Balikpapan Utara, Kelompok Tani, serta influencer pemerhati lingkungan dan pariwisata.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (28/11) ini juga melibatkan lebih dari 200 insan PLN yang turun langsung memberikan aksi nyata dalam upaya penghijauan tersebut.

Penanaman ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN yang dijalankan bersama Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Meranti.

Melalui program ini, PLN berupaya memperkuat peran masyarakat dalam menjaga kawasan hutan sekaligus mendorong tumbuhnya ruang hijau di kawasan penyangga penting Daerah Aliran Sungai (DAS) Manggar, yang menjadi sumber utama kebutuhan air baku Kota Balikpapan.

Mengusung tema “Roots of Energy”, PLN menegaskan bahwa penanaman pohon bukan sekadar kegiatan simbolik, tetapi investasi ekologis jangka panjang yang memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

Kepala KPHL Kota Balikpapan, Deny Kristianto, mengapresiasi langkah PLN yang tidak hanya fokus pada penanaman, tetapi juga pada keberlanjutan pengelolaan kawasan hutan Meranti.

Photo
Photo

“Kolaborasi dengan PLN sangat penting bagi keberlanjutan kawasan hutan Meranti. Penanaman 1.500 pohon ini memberikan dampak langsung terhadap kelestarian hutan, sekaligus memperkuat kapasitas kelompok perhutanan sosial dalam menjaga wilayahnya. Kami berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut agar hutan tetap lestari dan masyarakat semakin sejahtera,” jelas Deny.

General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menyampaikan bahwa hadirnya ratusan insan PLN dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan terhadap kelestarian lingkungan.

“Akar dari setiap pohon yang kita tanam adalah akar dari masa depan. Ini bukan hanya simbol, tetapi kontribusi nyata untuk bumi dan masyarakat. Melalui TJSL, kami ingin memastikan masyarakat sekitar hutan juga ikut berdaya dan terlibat dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Chaliq.

Sementara itu, Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan Human Capital PLN Nusa Daya, Zulhendri mengungkapkan bahwa penanaman pohon tidak hanya berdampak pada keindahan lingkungan, tetapi juga berperan penting dalam menekan polusi, mencegah erosi, menjaga keseimbangan ekosistem, serta melindungi kawasan hutan dan sumber air.

“Menjaga lingkungan itu bukan hanya tugas satu pihak. Ini adalah tanggung jawab bersama. Harapannya, kegiatan ini juga menjadi edukasi bagi masyarakat agar semakin sadar pentingnya merawat alam,” ungkap Zulhendri

Sebanyak enam jenis pohon ditanam, yaitu ulin, banggeris, meranti, kopi, nangka, dan manggis. Pemilihan jenis pohon tersebut dilakukan untuk memastikan ketahanan jangka panjang, memperbaiki kualitas udara, memperkuat daerah resapan air, serta menumbuhkan kembali keanekaragaman hayati di kawasan Wisata Meranti.

PLN memastikan bahwa komitmen lingkungan tidak berhenti pada tahap penanaman. Bersama KPHL dan KUPS Meranti, PLN akan melakukan pemeliharaan dan monitoring pertumbuhan pohon secara berkala agar seluruh pohon tumbuh sehat dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat. (*)

Editor : Ismet Rifani
#tanam 1500 pohon #PLN Group Balikpapan #DLH Balikpapan 2025 #Hari Menanam Pohon Indonesia 2025 #WISATA MERANTI