Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pengabdian ITK, Mentari Village Balikpapan Kini Terapkan Pengelolaan Sampah Terstruktur

Maria Irham • Rabu, 10 Desember 2025 | 19:32 WIB

 

BERSAMA WARGA: Ketua tim, Risty Jayanti Yuniar bersama warga Mentari Village Balikpapan.
BERSAMA WARGA: Ketua tim, Risty Jayanti Yuniar bersama warga Mentari Village Balikpapan.
 

BALIKPAPAN - Program pengelolaan sampah terstruktur mulai diterapkan di Perumahan Mentari Village Balikpapan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Institut Teknologi Kalimantan (ITK).

Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih enam bulan dan didanai oleh Hibah Internal Pengabdian kepada Masyarakat LPPM ITK skema Program Pengembangan Desa ini berfokus pada peningkatan kesadaran warga terhadap pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah.

Dalam sosialisasi yang dilakukan tim, warga diperkenalkan pada pembagian sampah menjadi tiga kategori, yaitu organik, anorganik, dan residu.

Untuk memudahkan proses pemilahan, warga diberikan kantong plastik dengan kode warna: merah untuk sampah anorganik, putih untuk sampah organik, dan hitam untuk sampah residu. Setiap kantong sampah yang telah terisi kemudian ditempatkan di halte sampah yang dibangun khusus oleh tim pengabdian sebagai titik kumpul sampah di kawasan perumahan.

Penerapan sistem ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mendorong pemanfaatan sampah sebagai sumber daya yang bernilai. Sampah anorganik yang masih layak jual dikumpulkan oleh warga, dan hasil penjualannya digunakan kembali untuk membeli kantong sampah baru sehingga menciptakan siklus pengelolaan yang mandiri dan berkelanjutan.

Sementara itu, sampah organik dikelola menggunakan digester yang memungkinkan sampah tersebut diubah menjadi kompos untuk kebutuhan penghijauan lingkungan sekitar. Melalui pendekatan ini, sampah yang selama ini menjadi permasalahan di permukiman dapat diolah kembali dan memberikan manfaat bagi warga. Selama pelaksanaan program, tim pengabdian ITK secara intensif melakukan pendampingan kepada warga, mulai dari edukasi, pembagian sarana pendukung, hingga pemantauan pelaksanaan sistem pemilahan.

Ketua tim, Risty Jayanti Yuniar, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pengelolaan sampah sederhana namun efektif yang dapat diterapkan pada berbagai kawasan perumahan lainnya di Balikpapan.

Antusiasme warga terhadap program ini dinilai sangat baik, terlihat dari meningkatnya partisipasi warga dalam pemilahan sampah dan pemanfaatan fasilitas halte sampah. Dengan dukungan masyarakat dan penerapan sistem yang konsisten, Mentari Village kini menjadi contoh positif bagaimana lingkungan perumahan dapat dikelola dengan lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat. (mra/rdh)

Editor : Muhammad Ridhuan
#kompos #Perumahan Mentari Village Balikpapan #pengelolaan sampah #ITK #Hibah #institut teknologi kalimantan