Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Hipertensi Penyakit Nomor 1 di Puskesmas Baru Ulu

Maria Irham • Minggu, 21 Desember 2025 | 19:00 WIB
PROSEHAT: Petugas Puskemas Baru Ulu melakukan pemeriksaan kesehatan saat kegiatan prolanis.
PROSEHAT: Petugas Puskemas Baru Ulu melakukan pemeriksaan kesehatan saat kegiatan prolanis.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN- Kasus Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi atau darah tinggi masih menduduki peringkat ke 1 dari daftar 10 penyakit terbanyak di beberapa wilayah di Balikpapan, salah satunya adalah di Puskesmas Baru Ulu dengan persentase 50 persen. 

Menurut Penangung Jawab Klaster 3 (Dewasa dan Lansia) Puskesmas Baru Ulu, dr Nova Regilia, kondisi ini erat kaitannya dengan perubahan gaya hidup dan pola makan masyarakat. “Selain karena kami memang memiliki pasien lama, data ini juga ditambah dengan pasien baru dari usia muda dibawah 35 tahun. Faktor gaya hidup seperti kebiasaan merokok, diet atau pola makan yang tidak sehat hingga minim aktivitas menyebabkan penyakit ini kini menyerang usia muda,” terangnya.

Berbagai upaya pun telah dilakukan Puskemas Baru Ulu dalam mengendalikan PTM di wilayahnya, seperti dengan menghadirkan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) yang menyediakan layanan kesehatan mulai dari bayi hingga lansia. Pihaknya juga turut memberikan pembekalan para kader Posyandu untuk dapat mendiagnosa PTM.

“Jadi melalui layanan Posyandu ILP kami memberikan pembekalan kepada para kader bukan hanya melayani gizi bayi, balita dan ibu hamil, tetapi juga PTM, sehingga bila nantinya setelah diberikan edukasi dan dilakukan screening awal terdapat gejala, maka akan diteruskan ke Puskesmas,” jelasnya.

Selain itu, tambah dr Nova, pihaknya juga rutin menggelar penyuluhan hingga pemeriksaan PTM secara gratis di masyarakat. “Biasanya kita lakukan di RT atau di Posyandu setempat, yang dapat dimanfaatkan masyarakat, bukan hanya bagi penderita PTM. Mulai dari pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, hingga asam urat,” ujarnya.

Bahkan bagi pasien PTM, pihaknya juga menghadirkan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang merupakan program dari BPJS Kesehatan. Program ini, kata dr Nova bertujuan untuk mendorong penyandang penyakit kronis mencapai kualitas hidup optimal.

“Melalui Prolanis, pasien akan dikontrol secara rutin tiap bulan. Kita memiliki klub bernama klub hipertensi dan klub diabetes, di mana kegiatannya diisi dengan senam, penyuluhan, pemeriksaan laboratorium, bahkan ada pemeriksaan laboratorium besar yang bekerjasama dengan pihak, seperti Labkesda Balikpapan hingga lab swasta yang semuanya ditanggung oleh BPJS,” pungkasnya.

Diketahui selain hipertensi, di posisi ke 2 jumlah tertinggi kasus penyakit di Puskesmas Baru Ulu adalah common cold dengan atau batuk pilek persentase 40 persen dan selanjutnya ada penyakit lambung dan lainnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
#dr Nova Regilia #Prolanis 2025 #hipertensi penyakit teratas #Puskesmas Baru Ulu