SAHUR LEBIH AWAL SAAT RAMADAN
Pertanyaan:
Pada bulan Ramadan saya sering kesulitan bangun sahur, pengalaman tahun lalu kadang terlambat bangun. Bolehkah bersahur di awal malam, apakah saya tetap mendapatkan keutamaan dan pahala sahur? Hp. 085649408xxx
Jawaban
Semoga Allah Ta’ala senantiasa memberi kemudahan dan keistiqamahan kepada Anda dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Makan sahur hukumnya sunnah, namun berniat untuk puasa Ramadan adalah wajib. Oleh karena itu hendaklah berniat puasa sejak malam hari atau pada saat makan sahur.
Berkenaan dengan keutamaan makan sahur, dari Anas bin Malik r.a. bahwa Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam bersabda (yang artinya): "Makan sahurlah kalian karena dalam sahur ada barokah." (HR. Bukhari dan Muslim).
Dalam hadits yang lain beliau bersabda (yang artinya): "Sesungguhnya makan sahur adalah barokah yang Allah berikan pada kalian, maka janganlah kalian tinggalkan". (HR. Ahmad dengan sanad yang shahih).
Hadits di atas menunjukkan perintah dan anjuran makan sahur karena di dalamnya terdapat keberkahan, dan sebaik-baik makanan sahur adalah kurma, jika tidak ada makanan maka cukup dengan seteguk air.
Mengakhirkan sahur sesaat sebelum fajar adalah disunnahkan, sebagaimana diriwayatkan oleh Anas r.a. dari Zaid bin Tsabit r.a. beliau berkata: "Kami makan sahur bersama Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam kemudian beliau shalat, aku tanyakan (kata Anas): "Berapa lama jarak antara adzan dan sahur? Beliau menjawab: "Kira-kira 50 ayat membaca Al-Qur'an." (HR. Bukhari dan Muslim).
Adapun makan sahur di awal malam sebagaimana yang Anda lakukan, pada dasarnya sah secara hukum. Namun dianggap menyalahi sunnah Nabi Shalallahu 'alaihi wasallam karena kebiasaan beliau justru mengakhirkan makan sahur sebelum masuk waktu fajar (subuh).
Biasakanlah bangun untuk makan sahur, hindari begadang hingga larut malam yang dapat menyebabkan terlambat bangun. Semoga Allah Azza wa jallasenantiasa memberi kekuatan lahir dan bathin untuk meraih berbagai keutamaan di bulan Ramadan ini. Amin, Wallahu Ta’ala A’lam. (*)
Editor : Ismet Rifani