GANJARAN TIDAK MEMBAYAR ZAKAT
Pertanyaan :
Apakah ada dalil yang menjelaskan bahwa orang yang sudah wajib membayar zakat namun tidak mau membayarkan karena disengaja mendapatkan balasan, mohon penjelasannya ?. Hp. 08125439XXX
Jawaban :
Setiap perintah dalam Islam akan medapatkan balasan dari Allah. Jika dilaksanakan sebagai wujud ketaatan kepada syariat, maka akan dibalas dengan pahala yang berimpah, demikian pula jika tidak dilaksanakan maka akan mendapatkan dosa dan balasan yang setimpal.
Berkaitan balasan orang yang tidak mau membayar zakat padahal sudah tergolong wajib; ada beberapa dalil. Allah Ta'ala berfirman, "Orang-orang yang menimbun emas dan perak (harta) serta tidak menginfakkannya di jalan Allah, maka berikanlah kabar gembira kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) azab yang pedih.
(Ingatlah) pada hari ketika emas dan perak dipanaskan dalam neraka Jahanam, lalu dengan itu disetrika dahi, lambung dan punggung mereka (seraya dikatakan) kepada mereka, 'Inilah harta benda yang kalian timbun untuk diri kalian sendiri, maka rasakanlah (akibat dari) apa yang kalian simpan itu.'" [QS. At Taubah: 34-35].
Dalam hadits Nabi, beliau bersabda, "Tidaklah seorang pemilik emas dan perak yang tidak menunaikan zakatnya, kecuali nanti pada hari kiamat akan dibentangkan untuknya lempengan-lempengan dari api, lalu ia dipanaskan di atasnya dalam neraka Jahanam. Kemudian dengan itu lambung, dahi, dan punggungnya disetrika. Setiap kali lempengan itu dingin, ia dipanaskan lagi untuknya, pada satu hari yang lamanya setara dengan 50.000 tahun, sampai diputuskan perkara di antara para hamba, lalu ia mengetahui jalannya, ke surga atau neraka.
Kemudian, Nabi Muhammad SAW menyebutkan pemilik unta, sapi, dan kambing yang tidak menunaikan zakatnya, dan beliau memberitahukan bahwa ia akan diazab kelak pada hari kiamat.
Selain itu, diriwayatkan secara sahih dari Rasulullah bahwa beliau bersabda, "Siapa saja yang Allah berikan harta tetapi tidak mengeluarkan zakatnya, kelak pada hari kiamat hartanya itu akan berwujud seekor ular jantan botak dan memiliki dua taring yang akan melilitnya. Kemudian ular itu mematuk kedua rahangnya, yaitu kedua sisi mulutnya, kemudian berkata, 'Aku adalah hartamu. Aku adalah harta simpananmu.
Lalu Nabi Muhammad SAW membaca firman Allah Ta'ala (artinya): 'Dan jangan sekali-kali orang-orang yang kikir dengan karunia yang diberikan Allah kepada mereka, mengira bahwa (kikir) itu baik bagi mereka, padahal (kikir) itu buruk bagi mereka. Harta yang mereka kikirkan itu akan dikalungkan (di lehernya) pada hari kiamat'." [QS. Āli 'Imrān: 180]. Nauzubillah. (*)
Editor : Ismet Rifani