KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Muhammad Ridwan kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Samarinda untuk periode 2026–2031.
Keputusan ini diambil dalam Musyawarah Kota (Mukota) ke VIII yang digelar di Hotel Ibis Samarinda pada Sabtu, 2 Mei 2026.
Ridwan menjadi satu-satunya calon yang mendaftar setelah masa pendaftaran ditutup pada 25 April 2026. Proses penjaringan calon sendiri telah berlangsung sejak 17 Maret hingga akhir April 2026.
Kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya dinilai sebagai amanah untuk melanjutkan upaya penguatan ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Insyaallah kami akan bekerja sama dengan teman-teman UMKM terkait penguatan ekonomi di Kota Samarinda. Ke depan, ada beberapa program yang akan kami jalankan untuk kemajuan UMKM,” ujar Ridwan kepada awak media usai acara.
Ia menegaskan bahwa Kadin akan terus memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah kondisi yang dinilai penuh tantangan. “Kadin ini mitra strategis pemerintah di bidang perekonomian. Jadi segala sesuatu terkait perkembangan ekonomi dan sinergitas dengan pemerintah perlu diperkuat, apalagi di situasi ekonomi yang cukup sulit seperti sekarang,” katanya.
Menurut Ridwan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi, termasuk dalam merespons dinamika kebijakan yang berdampak langsung pada sektor usaha. Ia juga menyoroti bahwa sektor perdagangan dan jasa masih menjadi kekuatan utama ekonomi Samarinda, didukung posisi kota sebagai pusat aktivitas ekonomi di wilayah sekitar.
Dalam periode kedua kepemimpinannya, Ridwan membawa visi untuk menjadikan UMKM sebagai pilar utama perekonomian di Kota Samarinda, sekaligus menjadi parameter pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur. Ia juga menilai kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi peluang besar yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku usaha lokal, sehingga peningkatan kapasitas anggota Kadin melalui berbagai pelatihan menjadi salah satu fokus utama ke depan.
Terkait agenda organisasi, Ridwan menyebut pelantikan kepengurusan baru dijadwalkan pada pertengahan tahun ini, kemungkinan pada bulan Juni atau Juli, menunggu koordinasi dengan panitia dan pengurus Kadin. Ia juga memastikan akan ada perubahan dalam struktur kepengurusan seiring adanya sejumlah pengurus yang kini bergabung di tingkat provinsi.
“Untuk kepengurusan tentu ada perubahan. Beberapa teman sudah naik ke provinsi, sekitar 20 orang. Jadi akan ada penyusunan ulang,” jelasnya.
Di akhir pernyataannya, Ridwan berharap kepemimpinannya di periode kedua dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi pelaku usaha, khususnya UMKM di Samarinda, serta mampu menjadikan Kadin sebagai rumah besar bagi seluruh lapisan pengusaha yang inklusif dan berdaya saing. (*)
Editor : Almasrifah