Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Telkomsel Cetak Talenta Digital Muda Kalimantan lewat Program BEYOND 

Ajie Chandra • Minggu, 24 Mei 2026 | 18:47 WIB


DIGAGAS TELKOMSEL: Program BEYOND menyiapkan mahasiswa agar lebih siap menghadapi kebutuhan industri digital yang semakin kompetitif.
DIGAGAS TELKOMSEL: Program BEYOND menyiapkan mahasiswa agar lebih siap menghadapi kebutuhan industri digital yang semakin kompetitif.

BALIKPAPAN- Program pengembangan talenta muda yang digagas Telkomsel kembali melahirkan generasi kreatif baru di Kalimantan. Melalui Borneo Youth and Community Apprentice Development Program (BEYOND), perusahaan telekomunikasi itu menyiapkan mahasiswa agar lebih siap menghadapi kebutuhan industri digital yang semakin kompetitif.

Penutupan program ditandai dengan acara BEYOND Graduation di Kantor Telkomsel Regional Kalimantan, Sabtu (23/5). Kegiatan tersebut dihadiri General Manager Mobile Consumer Business Telkomsel Region Kalimantan, Eureka Meliala, bersama jajaran manajemen Telkomsel lainnya.

BEYOND menjadi puncak perjalanan 15 talenta muda terbaik dari Institut Teknologi Kalimantan, Universitas Mulia, dan Universitas Terbuka. Para peserta berasal dari berbagai disiplin ilmu seperti Ilmu Komunikasi, Teknik Industri, Teknologi Informasi, Desain Komunikasi Visual, hingga Perencanaan Wilayah dan Kota.

Selama tiga bulan, peserta menjalani program akselerasi berbasis project nyata yang dirancang untuk mendekatkan mahasiswa dengan dunia industri. Mereka mengikuti sesi classroom bersama mentor praktisi industri setiap dua pekan dengan materi digital marketing, content strategy, data analytics, product management, public speaking, hingga personal branding.

General Manager Mobile Consumer Business Telkomsel Region Kalimantan, Eureka Meliala, mengatakan pendekatan project-based learning dipilih karena industri saat ini membutuhkan talenta yang mampu langsung beradaptasi dan berkontribusi.

“Mahasiswa tidak cukup hanya pintar akademis. Melalui BEYOND, mereka belajar berpikir seperti profesional: memahami brief, bekerja dalam tim beragam, dan bertanggung jawab atas hasil kerja. Bagi Telkomsel, ini investasi jangka panjang membangun pipeline talenta digital lokal yang paham konteks Kalimantan dan siap bersaing nasional,” ujarnya.

Untuk memperkaya pengalaman peserta, Telkomsel menggandeng sejumlah mitra seperti ParagonCorp, BilinGo, serta Rumah BUMN Pertamina. Para peserta juga melakukan industrial visit ke perusahaan pengelolaan sampah Ciro Waste dan Swissotel Nusantara di IKN untuk melihat langsung praktik bisnis berkelanjutan dan industri hospitality berstandar internasional.

Tak sekadar belajar di kelas, para peserta dibagi ke dalam empat tim lintas kampus dan lintas program studi, yakni Aetheria, Fantastic Four, Ekatva, dan Vectra. Setiap pekan mereka ditantang menyelesaikan weekly project yang mengasah kemampuan kolaborasi, problem solving, hingga adaptasi kerja.

Berbagai proyek kreatif berhasil dihasilkan, mulai dari desain kampanye digital, program BEYOND Goes to School bersama by.U, aktivasi Tukar Poin Telkomsel, Telkomsel Ads Challenge, kolaborasi bersama UMKM, hingga LIVE Podcast SUNSET. Seluruh proses dirancang menyerupai dunia kerja profesional dengan sistem deadline, evaluasi rutin, dan presentasi di depan stakeholder.

Program ini dinilai memberi dampak besar bagi mahasiswa karena membuka akses pengalaman kerja nyata sekaligus membangun portofolio digital dan jaringan profesional.

Sementara bagi Telkomsel, BEYOND menjadi ruang strategis menjaring talenta lokal potensial sejak dini serta memahami perspektif generasi muda Kalimantan.

Pada malam puncak graduation, tim Vectra berhasil meraih Winner Group, disusul Ekatva sebagai 1st Runner Up dan Fantastic Four di posisi 2nd Runner Up. Sejumlah penghargaan individu juga diberikan kepada peserta terbaik, di antaranya Sherlinda F sebagai Most Outstanding Talent, Aljosa Maynardian sebagai Best BEYOND Captain, Salma Hayek Safira sebagai Best Creative Designer, M. Rifqy Anwar sebagai Best Video Creator, dan Dwifha A Dewantara sebagai Best Storyteller.

Eureka menilai transformasi pola pikir peserta menjadi capaian terbesar program tersebut. Menurutnya, banyak peserta yang awalnya kurang percaya diri kini mampu tampil dan mempresentasikan ide di hadapan manajemen perusahaan.

“BEYOND juga menjadi jendela bagi Telkomsel untuk memahami aspirasi anak muda Kalimantan. Ke depan, kami berharap program ini dapat menjadi model kolaborasi industri dan kampus yang bisa direplikasi di berbagai wilayah lain,” tutupnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
#Program BEYOND #Eureka Meliala #telkomsel