Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Dekan FKIP Unmul Soroti Isu Penutupan Jurusan Keguruan: "Itu Bukan Solusi, Perbaiki Sistem dan Pemerataan Kerja"

Khairul Anwar • Kamis, 4 Juni 2026 | 17:07 WIB
Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mulawarman (UNMUL) Prof. Dr. Susilo, M.Pd.
Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mulawarman (UNMUL) Prof. Dr. Susilo, M.Pd.

KALTIMPOST.ID, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman (FKIP Unmul), Prof. Dr. Susilo, M.Pd memberikan tanggapan tegas terkait mencuatnya isu penutupan sejumlah program studi (prodi) keguruan.

Alih-alih menutup prodi, ia menilai langkah yang jauh lebih mendesak dan bijak adalah melakukan evaluasi total serta pembenahan pada sistem pendidikan secara menyeluruh.

Baca Juga: Viral Warganet Kaitkan Penangkapan Dadan Hindayana saat Dolar Tembus Rp 18.000, Disebut Pengalihan Isu

Menurut Prof. Susilo, wacana penutupan prodi keguruan bukanlah solusi yang tepat untuk menyelesaikan akar permasalahan dunia pendidikan saat ini. 

Baca Juga: Sedih! Deretan Bintang Sepak Bola Gagal Tampil di Piala Dunia 2026, Ada Robert Lewandowski

Menurutnya, keberadaan lembaga pencetak tenaga kependidikan (LPTK) seperti FKIP justru sangat krusial dalam mencetak generasi guru yang berkualitas demi masa depan bangsa.

"Masalah utamanya bukan pada kuantitas prodinya, melainkan bagaimana sistem tata kelola, distribusi guru, dan standardisasi mutu yang berjalan selama ini. Menutup prodi hanya akan menyelesaikan masalah di permukaan, tetapi memicu masalah baru di kemudian hari, seperti kelangkaan guru profesional," ujar Susilo saat ditemui di kampus FKIP Unmul, Samarinda, Rabu (3/6).

Susilo menekankan beberapa poin penting yang seharusnya menjadi fokus pemerintah dan stakeholders pendidikan dalam memperbaiki sistem yang sebenarnya.

Penyelarasan Kuota dan Kebutuhan Riil: Sistem pemetaan kebutuhan guru di setiap daerah harus diperbaiki.

Pemerintah perlu menyelaraskan jumlah lulusan dengan formasi guru yang dibuka agar tidak terjadi penumpukan atau kekurangan tenaga pendidik di wilayah tertentu.

Peningkatan Mutu Kurikulum LPTK: Sistem perkuliahan di FKIP harus terus bertransformasi dengan mengintegrasikan teknologi dan metode pembelajaran modern (seperti adaptasi AI dalam pendidikan dan pembelajaran berbasis digital) agar lulusan siap menghadapi tantangan zaman.

Sistem Rekrutmen dan Kesejahteraan Guru: Reformasi sistem tata kelola guru, mulai dari proses rekrutmen pasca-lulus (seperti program PPG) hingga kejelasan status serta kesejahteraan guru di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Susilo berharap pemerintah pusat maupun daerah tidak mengambil kebijakan instan yang merugikan ekosistem Pendidikan.

Ia menegaskan bahwa FKIP Unmul berkomitmen penuh untuk terus berbenah secara internal guna meningkatkan mutu lulusan, sembari berharap ada sinergi penataan regulasi yang lebih komprehensif dari hulu ke hilir.

Editor : Hernawati
#prodi keguruan #UNMUL #FKIP Unmul