Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Genjot Tingkatkan Produktivitas Sawit, Astra Agro Kenalkan Pengendalian Hama Terpadu

Ajie Chandra • Kamis, 4 Juni 2026 | 18:24 WIB

 

 

BAGI ILMU: Lewat program Praktisi Mengajar, Kamis (4/6), PT Astra Agro Lestari Tbk berbagi pengalaman pengelolaan kelapa sawit berkelanjutan kepada mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Andalas.
BAGI ILMU: Lewat program Praktisi Mengajar, Kamis (4/6), PT Astra Agro Lestari Tbk berbagi pengalaman pengelolaan kelapa sawit berkelanjutan kepada mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Andalas.

PADANG - PT Astra Agro Lestari Tbk berbagi pengalaman dan pemahaman mengenai pengelolaan kelapa sawit berkelanjutan kepada mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Andalas (Unand) melalui program Praktisi Mengajar, Kamis (4/6). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas generasi muda dalam menghadapi tantangan industri sawit di masa depan.

Direktur Agronomy and Sustainability Astra Agro, Bandung Sahari, mengatakan industri sawit saat ini dituntut meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan menjadi kunci dalam pengelolaan perkebunan yang berkelanjutan.

Dalam pemaparannya, Bandung menjelaskan penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) yang mengedepankan keseimbangan ekosistem melalui pemanfaatan agen hayati dan teknologi. Pendekatan ini dilakukan untuk menjaga produktivitas tanaman sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia.

Astra Agro memanfaatkan berbagai agen hayati, seperti serangga predator Sycanus untuk mengendalikan ulat pemakan daun, jamur Metarhizium anisopliae untuk mengatasi kumbang tanduk, serta burung hantu (Tyto alba) sebagai predator alami hama tikus. Perusahaan juga menerapkan sistem deteksi dini guna memantau perkembangan populasi hama secara cepat dan akurat.

Bandung menilai keterlibatan praktisi industri dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi penting untuk menjembatani kebutuhan akademik dengan tantangan di lapangan. Ia berharap mahasiswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai produktivitas, inovasi, dan keberlanjutan dalam industri perkebunan.

Sementara itu, Ketua Program Studi Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Unand, Eka Candra Lina, mengapresiasi partisipasi Astra Agro dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan sejalan dengan pengembangan perlindungan tanaman berbasis teknologi dan produk ramah lingkungan yang menjadi fokus program studi.

Melalui kolaborasi ini, Astra Agro dan Universitas Andalas berharap dapat melahirkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi teknis sekaligus memahami pentingnya keberlanjutan dalam pembangunan sektor pertanian dan perkebunan Indonesia. (*)

Editor : Ismet Rifani
#Bandung Sahari #Fakultas Pertanian Universitas Andalas #Praktisi Mengajar #PT Astra Agro Lestari Tbk