Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Borong Tiga Gelar Juara I, Kontingen KTNA Kaltim Juara Umum di PENAS XVII Gorontalo

Sunardi Kaltim Post • Kamis, 25 Juni 2026 | 13:58 WIB
TERBAIK: Kontingen dari Kutai Barat saat tampil maksimal di PENAS di Gorontalo. (IST)
TERBAIK: Kontingen dari Kutai Barat saat tampil maksimal di PENAS di Gorontalo. (IST)

GORONTALO – Prestasi membanggakan diukir di kancah nasional. Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kalimantan Timur (Kaltim) sukses menyabet juara umum pada ajang Pentas Seni Budaya dan Gita Nusantara.

Acara itu merupakan bagian dari rangkaian Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang digelar di Provinsi Gorontalo.
Berdasarkan pengumuman resmi tim juri pada 23 Juni 2026, kontingen Kaltim tampil begitu dominan sejak awal perlombaan.

Tidak tanggung-tanggung, tiga gelar Juara I dari seluruh kategori yang diperlombakan berhasil diborong habis, menegaskan ketangguhan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) Bumi Mulawarman di tingkat nusantara.

Baca Juga: Dugaan Pencemaran Laut di Pulau Miang, DLH Kutim Limpahkan Aduan ke Provinsi

Ajang Penas XVII sendiri menjadi wadah pertemuan akbar petani dan nelayan se-Indonesia, sekaligus sarana efektif untuk menampilkan keberagaman seni budaya daerah.

Salah satu sumbangsih emas yang mengawali kemenangan ini datang dari peserta asal Kutai Barat. Di kategori vokal solo, Angelina Jessica Vania tampil memukau di atas panggung dan berhasil mengunci posisi juara I untuk Kalimantan Timur.

Dia sukses mengungguli kontingen KTNA Papua Barat Daya yang harus puas di posisi kedua, serta tuan rumah KTNA Gorontalo di tempat ketiga.

Baca Juga: SPMB Balikpapan 2026: Cara Cetak Bukti Verval dan Jadwal Lengkap Pendaftaran

Dominasi Kaltim kian tak terbendung pada kategori lomba tari kreasi. Penampilan yang apik, penuh energi, dan sarat akan makna budaya kembali mengantarkan kontingen Kaltim ke podium tertinggi sebagai juara I. Sementara itu, KTNA Gorontalo menempati posisi kedua dan disusul oleh KTNA Sulawesi Tenggara di urutan ketiga.

Melengkapi dominasi mutlak tersebut, kategori lomba paduan suara juga berhasil disapu bersih. Tim paduan suara KTNA asal Kutai Barat yang mewakili Kalimantan Timur tampil solid dan maksimal. Mereka sukses keluar sebagai juara I, mengungguli Daerah Istimewa Yogyakarta di posisi kedua serta Papua Barat Daya di posisi ketiga.

Baca Juga: Dugaan Pencemaran Laut di Pulau Miang, DLH Kutim Limpahkan Aduan ke Provinsi

Namun di balik riuh tepuk tangan dan piala yang diraih, terselip kisah perjuangan yang mengharukan dari tim paduan suara. Yuni, salah satu anggota tim mengungkapkan, kemenangan besar ini diselimuti rasa duka yang mendalam.

Tim yang seharusnya berkekuatan 15 orang, terpaksa berangkat hanya dengan 14 personel karena salah satu rekan mereka dipanggil Sang Pencipta sepekan sebelum keberangkatan menuju Gorontalo.

“Seharusnya kami berangkat 15 orang, tetapi hanya 14 orang karena satu teman kami meninggal seminggu sebelum keberangkatan. Juara ini kami persembahkan untuk teman kami yang telah berpulang,” ungkap Yuni dengan nada haru. Kamis (25/6). 

Keberhasilan luar biasa itu mendapat apresiasi tinggi Pemkab Kutai Barat, melalui Wabup H Nanang Adriani. Secara terpisah, dirinya menyampaikan rasa bangga atas capaian luar biasa yang diraih kontingen Kalimantan Timur, khususnya para peserta asal Kutai Barat yang telah berjuang habis-habisan di Gorontalo.

Baca Juga: Cabai Jadi Penyumbang Inflasi, Pemkab PPU Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan

“Prestasi ini membuktikan bahwa Kalimantan Timur tidak hanya unggul dalam sektor pertanian dan perikanan, tetapi juga mampu menampilkan kekayaan seni budaya daerah di tingkat nasional. Capaian ini sekaligus memperkuat nama Benua Etam sebagai daerah yang memiliki sumber daya manusia unggul, kreatif, dan berdaya saing,” tegasnya.

Sebagai informasi, keikutsertaan Kalimantan Timur pada Penas XVII tahun ini melibatkan ratusan peserta dari berbagai kabupaten/kota, termasuk di antaranya 78 peserta asal Kutai Barat. Selain menjadi panggung kompetisi dan pembuktian kreativitas budaya, ajang nasional ini diharapkan menjadi sarana bagi para petani dan nelayan Kaltim untuk menyerap ilmu pengetahuan, teknologi, serta inovasi terbaru demi kemajuan sektor pertanian dan perikanan di daerah.

Dengan torehan tiga gelar Juara I serta predikat Juara Umum ini, kontingen KTNA Kaltim tidak hanya membawa pulang trofi kebanggaan bagi masyarakat, tetapi juga menunjukkan semangat kebersamaan yang kokoh dan kecintaan yang mendalam terhadap budaya Nusantara. (ADV/***)

Editor : Dwi Restu A
#juara #Penas KTNA #kaltim #ktna