KALTIMPOST.ID - Harga BBM diesel yang masih tinggi mulai memberikan dampak terhadap pasar mobil diesel di Indonesia. Sejumlah model yang selama ini menjadi pilihan konsumen, termasuk Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport, mencatat penjualan lebih rendah dibandingkan beberapa bulan sebelumnya.
Penurunan penjualan mobil diesel tersebut terlihat dalam data distribusi periode Agustus 2026. Fortuner hanya mencatat penjualan 534 unit, sedangkan Pajero Sport terjual 317 unit. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan pencapaian kedua model pada awal tahun.
Kondisi serupa juga terlihat pada mobil diesel Toyota Kijang Innova Reborn. Pada Agustus 2026, penjualannya tercatat 925 unit. Namun, angka tersebut masih terbantu oleh pencatatan penjualan Innova yang digabung dengan Innova Zenix sehingga secara keseluruhan model tersebut tetap berada di posisi ketiga mobil terlaris nasional.
Baca Juga: 3 Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak KKB di Jayawijaya, Mentan Amran Desak Aparat Bertindak Tega
Harga BBM Diesel Jadi Perhatian Konsumen
Mahalnya biaya penggunaan menjadi salah satu tantangan bagi pasar mobil diesel dalam beberapa bulan terakhir. Harga BBM diesel nonsubsidi mengalami kenaikan sejak April dan bahkan sempat menyentuh sekitar Rp30.000 per liter pada Mei 2026.
Memasuki Agustus 2026, harga BBM diesel memang sudah turun dari level tertingginya, tetapi masih berada di kisaran Rp25.000 per liter. Kondisi tersebut membuat konsumen harus memperhitungkan kembali biaya operasional sebelum membeli mobil diesel.
Jika dibandingkan dengan periode awal tahun, penurunan penjualan terlihat cukup jelas. Beberapa model mobil diesel yang sebelumnya mampu mencatat penjualan di atas 1.000 unit per bulan kini berada jauh di bawah angka tersebut.
Catatan Penjualan Mobil Diesel Populer
Berikut catatan penjualan mobil diesel populer sepanjang Januari hingga Agustus 2026:
Penjualan Kijang Innova Reborn Diesel
· Januari: 2.728 unit
· Februari: 3.514 unit
· Maret: 1.472 unit
· April: 3.010 unit
· Mei: 3.819 unit
· Juni: 1.673 unit
· Juli: 1.148 unit
· Agustus: 925 unit
Baca Juga: Tanaman Terpapar Abu Vulkanik Bisa Mati? Simak Bahaya dan Langkah Aman Membersihkannya
Penjualan Toyota Fortuner
· Januari: 1.062 unit
· Februari: 1.103 unit
· Maret: 655 unit
· April: 1.386 unit
· Mei: 1.224 unit
· Juni: 602 unit
· Juli: 504 unit
· Agustus: 534 unit
Penjualan Mitsubishi Pajero Sport
· Januari: 831 unit
· Februari: 1.262 unit
· Maret: 621 unit
· April: 655 unit
· Mei: 499 unit
· Juni: 364 unit
· Juli: 254 unit
· Agustus: 317 unit
Toyota Sebut Penurunan Bisa Bersifat Sementara
Penurunan pasar mobil diesel sebelumnya juga telah mendapat perhatian dari Toyota. Pabrikan tersebut tidak menampik bahwa kenaikan harga BBM menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi minat konsumen terhadap kendaraan bermesin diesel.
Meski demikian, Toyota menilai konsumen berpotensi kembali beradaptasi apabila harga BBM diesel yang tinggi sudah menjadi bagian dari pengeluaran rutin mereka.
"Mudah-mudahan hanya shock sesaat. Pada saat mereka benar-benar menjalankan atau mengalami kenaikan harga tersebut, kemudian mereka menjalani setiap bulannya, mudah-mudahan mereka bisa beradaptasi, sehingga memberikan confidence buat mereka untuk membeli kendaraan diesel lagi," ungkap Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor Bansar Maduma, dilansir dari Detikoto, Kamis (10/9).
Dengan demikian, perkembangan pasar mobil diesel dalam beberapa bulan mendatang akan menarik untuk diperhatikan. Apabila konsumen mulai terbiasa dengan biaya bahan bakar yang lebih tinggi, penjualan kendaraan diesel berpeluang kembali mengalami perubahan.***
Editor : Dwi Puspitarini