KALTIMPOST.ID, SENDAWAR–PT Pamapersada Nusantara (PAMA) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.
Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan, PAMA membagikan masker kepada siswa dan guru di SDN 10 Muara Lawa, Kampung Muara Begai.
Baca Juga: Indonesia Sabet Lima Medali, Menpora Erick Thohir: Jangan Cepat Puas
Langkah itu diambil untuk menekan risiko gangguan kesehatan saluran pernapasan pada anak-anak dan tenaga pendidik saat menjalankan kegiatan belajar mengajar (KBM) di tengah kepungan asap.
Bantuan tersebut disalurkan langsung kepada 71 siswa dan 15 guru. Kehadiran masker itu diharapkan menjadi pelindung utama agar aktivitas pendidikan di sekolah tetap berjalan aman dan nyaman.
"Kami berharap masker ini dapat membantu melindungi siswa dan guru dari paparan asap selama beraktivitas di sekolah, sehingga proses belajar mengajar tetap berjalan baik," ujar Michael Elyfas K, CSR Officer PT Pamapersada Nusantara. Senin (21/9/2026).
Baca Juga: Kisah Nadita Aisyah Fitri: Qariah Sangkulirang Kutim Meraih Juara 2 MTQ Nasional 2026
Michael menambahkan, lingkungan belajar yang aman sangat krusial bagi anak-anak usia sekolah dasar, terlebih dalam situasi darurat kualitas udara seperti saat ini.
Sementara itu, Kepala SDN 10 Muara Begai, Nodiana, menyampaikan apresiasi mendalam atas respons cepat dan kepedulian yang ditunjukkan oleh manajemen PAMA.
"Bantuan masker ini sangat bermanfaat bagi kami untuk menghadapi kondisi asap akibat karhutla. Kami sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan kepada siswa dan guru kami," ungkap Nodiana.
Baca Juga: Kabut Asap Tak Kunjung Mereda, Disdikbud Kutai Barat Perpanjang Status Pembelajaran dari Rumah
Aksi tanggap karhutla ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan PT Pamapersada Nusantara dalam mendukung kesehatan masyarakat serta keberlangsungan aktivitas sosial di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Selain membagikan logistik kesehatan, PAMA juga terus mengimbau warga sekitar untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan diri di tengah kondisi udara yang belum membaik. (*)
Editor : Dwi Restu A