Cetak SDM Siap Kerja, Prodi Alat Berat Latih Pemuda Samarinda Seberang

Akbar Sopianto • Dipublikasikan Senin, 19 Oktober 2026 | 12:16 WIB
PENGABDIAN: Prodi Teknik Alat Berat kampus Polnes pose bersama usai melaksanakan pengabdian masyarakat untuk mencetak sumber daya manusia siap kerja. (IST)
PENGABDIAN: Prodi Teknik Alat Berat kampus Polnes pose bersama usai melaksanakan pengabdian masyarakat untuk mencetak sumber daya manusia siap kerja. (IST)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA, Program Studi (Prodi) Teknik Alat Berat, Politeknik Negeri Samarinda (Polnes), kembali menunjukkan komitmen nyata dalam pengabdian kepada masyarakat.

Langkah ini diwujudkan melalui pelatihan keterampilan teknis bagi para pemuda produktif dan pencari kerja di wilayah Samarinda Seberang.

Pelatihan bertajuk Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) tersebut digelar di Workshop Teknik Alat Berat Polnes pada Minggu (18/10).

Baca Juga: 1.951 Lulusan Siap Kerja: Berdaya Saing dan Siap Berkarya, POLNES Gelar Wisuda XXXVIII TA 2025/2026

Inisiatif ini dirancang untuk mencetak tenaga kerja lokal yang terampil dan siap pakai di industri pertambangan serta konstruksi. Pengabdian masyarakat ini dimotori oleh kolaborasi tim dosen dan mahasiswa Polnes.

Dalam pelaksanaannya, fasilitas unit alat berat serta instruktur internal kampus dikerahkan secara optimal guna mengasah keahlian para peserta di tengah pesatnya pembangunan infrastruktur di Kalimantan Timur.

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Prodi Teknik Alat Berat, Munawir, menjelaskan bahwa program pelatihan ini merupakan agenda rutin tahunan.

Baca Juga: Meriah! Dies Natalis Polnes Ke-39 Sukses Digelar: Dimeriahkan Jalan Santai, Lomba, dan Doorprize

Kegiatan difokuskan pada peningkatan pemahaman materi teknis dasar hingga praktik pengoperasian unit alat berat sesuai standar dunia kerja.

"Kegiatan ini mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia di daerah yang kaya hasil alam berupa pertambangan," ucapnya.

Munawir menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) merupakan pilar utama untuk memenangkan persaingan kerja.

Kehadiran industri pertambangan yang masif di wilayah setempat menuntut kesiapan masyarakat sekitar agar tidak sekadar menjadi penonton.

"Apalagi kita di Provinsi Kaltim didaulat sebagai salah satu lokasi kawasan industri pertambangan batu bara. Oleh karena itu, kita harus mempersiapkan diri untuk menghadapi hal tersebut," ucapnya.

Selain menjadi sarana peningkatan kapasitas SDM, agenda ini sekaligus dimanfaatkan untuk mengenalkan keberadaan Prodi Alat Berat Polnes kepada publik, khususnya warga Samarinda Seberang.

Baca Juga: Polnes Kembali Kukuhkan Guru Besar, Perkuat Komitmen Pengembangan Pendidikan Tinggi di Kaltim

Melalui pelatihan ini, peserta dibekali kemampuan pengoperasian dan perawatan unit alat berat, terutama jenis ekskavator.

"Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, peserta memahami cara perawatan dan pengoperasian unit alat berat, khususnya ekskavator, yang sesuai dengan prosedur sehingga ilmu yang didapatkan dapat bermanfaat dan menjadi modal untuk masuk ke dunia kerja," pungkasnya. (*)

Editor : Almasrifah
Teknik Alat Berat pelatihan keterampilan teknis Polnes Politeknik Negeri Samarinda Pengabdian kepada masyarakat