KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN- Kualitas udara di Kalimantan Timur masuk dalam kategori bersih.
Berdasarkan data dari Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), nilai indeks kualitas udara di Kota Balikpapan adalah 34.
Setingkat di bawah kualitas udara Bulungan, Kalimantan Utara. Yang memiliki nilai indeks kualitas 25. Dan menjadi Bulungan menjadi kabupaten/kota terbersih di Indonesia.
Data tersebut dipantau dari laman ISPU KLHK pada Jumat (21/6) pukul 19.00 Wita. Sementara provinsi lainnya di Kalimantan yang juga memiliki kualitas udara bersih adalah Pontianak, Kalimantan Barat dengan nilai ISPU 35.
Provinsi lainnya memiliki kategori udara sedang. Yakni Banjarmasin, Kalimantan Selatan dengan nilai ISPU 52, lalu Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah dengan nilai ISPU 60, dan Palangkaraya, Kalimantan Tengah dengan nilai 66.
Merujuk Peraturan Menteri (Permen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Nomor 14 Tahun 2020 tentang Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), KLHK menetapkan kategori indeks kualitas udara menjadi 5 kategori.
Untuk kategori baik memiliki nilai 0 sampai 50, lalu kategori sedang dengan nilai 51 hingga 100. Sedangkan kategori tidak sehat memiliki nilai 101 sampai dengan 200.
Kemudian kategori sangat tidak sehat dengan nilai 201 sampai dengan 300. Dan terakhir kategori berbahaya dengan nilai 300+. Artinya, dengan nilai di bawah 50, kualitas udara Balikpapan, Bulungan maupun Pontianak memiliki polusi udara yang sangat minim.
Persoalan kualitas udara di Kalimantan Timur ini, sempat disinggung Presiden Joko Widodo saat melakukan peletakan batu pertama atau Groundbreaking Nusantara Sustainability Hub di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU) pada 5 Juni 2024 lalu.
Presiden membandingkan dengan kualitas udara di Jakarta yang masuk dalam kategori tidak sehat. Dengan nilai indeks yang melebihi 100. “Pagi-pagi tadi saya buka indeks kualitas udara di Jakarta. Berapa angkanya, 176. Padahal standar kualitas udara yang baik itu, berada di angka 0 sampai 50. Di Singapura (nilai ISPU) 44. Di Melbourne 38. Di Paris 38,” ujar dia dalam kesempatan tersebut.
Presiden yang hari ini berulang tahun ke-63 ini, lantas mempertanyakan kualitas udara di IKN. Akan tetapi, karena Stasiun Pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara di Kalimantan Timur hanya berada di Balikpapan, maka belum ada data terkait dengan nilai kualitas udara di IKN.
“Nusantara belum ada. Tapi saya meyakini saya pastikan di bawah 30. Feeling saja. Feeling. Tapi saya cek lagi di Penajam Paser Utara (PPU), 34. Di kotanya PPU. Di sini mestinya kurang lebih 20-an. Tolong bu, dicek kalau punya alatnya,” kata Joko Widodo. (kip)
Editor : Thomas Priyandoko