Sebelum bubar, mereka hendak bermalam di sana. Perlengkapan seperti alas untuk tidur sudah disediakan. Pun makanan untuk malam sudah direncanakan.
"Kami rencananya bermalam di sini (lokasi demo). Ini sebagai bentuk bahwa kami ingin masalah jual-beli buku diusut sampai selesai," ucap Koordinator Aksi, Nina Iskandar, sebelum bubar.
Tak lama kemudian, Asisten I Samarinda Ridwan Tassa, datang kembali ke Balaikota.
Dia terkejut masa aksi masih duduk di pelataran tersebut. Padahal, massa aksi sudah dipersilahkan masuk dan didengar keluhan beserta tuntutannya. Juga berjanji akan menindaklanjuti persoalan jual-beli buku tersebut.
"Kami berterimakasih kepada ibu-ibu semua yang menyampaikan tuntutannya. Kami butuh data dari ibu-ibu sekalian sebagai bahan kami untuk menyelesaikan persoalan ini. Kami berharap ibu-ibu bisa pulang terlebih dahulu, kami akan serius menuntaskan masalah ini," ucap Ridwan.
Setelah berdiskusi singkat, massa aksi sepakat untuk tidak jadi menginap. Mereka mengemas barang bawaan beserta buku-buku yang dibawa.
Namun, pada kesempatan itu, mereka benar-benar berharap pemerintah bisa bertindak tegas terhadap oknum yang diduga memperjual belikan buku tersebut.
Editor : Uways Alqadrie