Objek wisata yang terkenal sejak lama itu terletak sekira 7 kilometer dari Pelabuhan Speedboat/Kelotok/Feri Penajam. Pantai ini terkenal dengan menawarkan panorama pasir putih lembut, ombak lembut, dan pepohonan kelapa milik masyarakat setempat yang rindang.
Pengunjung yang berasal dari Kota Balikpapan dapat memulai perjalanannya dengan menyeberangi Teluk Balikpapan tujuan Penajam, PPU. Ada beberapa pintu pelabuhan yang bisa ditempuh, yaitu Pelabuhan Speedboat Semayang di Balikpapan Selatan atau Pelabuhan Speedboat/Kelotok, Kampung Baru, Balikpapan Barat.
Atau, bisa menempuh perjalanan dengan menggunakan moda transportasi laut berupa feri dari Pelabuhan Feri Kariangau, Balikpapan Barat. Sedangkan, pengunjung yang berasal dari Paser dan sekitarnya dapat mendatangi objek wisata ini dengan langsung menuju titik sasaran tanpa harus menyeberangi lautan.
Seperti pengalaman Kaltim Post, sesampainya pada objek wisata ini, wisatawan bisa melakukan berbagai aktivitas menarik. Seperti, berjemur dan bersantai. Wisatawan bisa dengan bebas menikmati hangatnya sinar matahari sambil membaca buku (e-book) atau mendengarkan musik favorit melalui pemutar musik digital.
Bisa juga mengisi liburan di sini dengan bermain air yang ombaknya tidak terlalu besar. Kendati terkesan aman, tidak ada salahnya para wisatawan yang berkunjung kemari memerhatikan besar ombak atau gelombang dan arus sebelum bermain air di pantai ini.
Tidak hanya itu, warga juga bisa melakukan foto sendiri atau bersama-sama di pantai ini dengan latarbelakang pemandangan yang menawan, misalnya, rimbunan pohon kelapa, sunset, bebatuan yang berjajar di sepanjang tepi pantai, dan garis pantai yang tampak terlihat indah.
Menariknya lagi, wisatawan dapat menemui warga pemilik kebun kelapa dan membeli buah kelapa muda ke mereka. Untuk yang membawa kendaraan roda dua atau empat tidak perlu khawatir terkait tempat, karena telah tersedia area parkir yang dikelola oleh masyarakat setempat.
Satu lagi, pada hari-hari tertentu ada tersedia toilet umum yang bersih dan nyaman untuk pengunjung yang terdesak buang hajat. Sementara itu, untuk mendapatkan makanan wisatawan bisa menemukannya pada sejumlah titik warung-warung tradisional di kawasan pantai tersebut.
Tidak jauh dari Pantai Tanjung Jumlai, pengunjung bisa melanjutkan darma wisatanya ke pantai terdekat, yaitu Pantai Corong di Kelurahan Tanjung Tengah di kecamatan yang sama. Di sini, panorama yang ditawarkan tidak kalah menariknya dengan Pantai Tanjung Jumlai. Kedua pantai yang segaris ini selalu menarik, dan bertahun-tahun menjadi tujuan puncak warga untuk mengisi silaturahmi hari raya keagamaan Islam, utamanya Idulfitri.
Editor : Uways Alqadrie