KALTIMPOST.ID, Ketua Umum Kadin 2021-2026, Arsjad Rasjid, memberikan keterangan usai pertemuannya dengan Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dan Ketua Umum Kadin versi Musyawarah Luar Biasa (Munaslub), Anindya Bakrie.
Pertemuan ini terjadi di tengah persaingan untuk kursi Ketua Umum Kadin. Meski sempat ada perbedaan, ketiganya bertemu untuk berdiskusi mengenai masa depan Kadin.
Dalam pernyataannya, Arsjad menyampaikan bahwa mereka duduk bersama untuk mendengarkan dan berbicara tentang Kadin.
Baca Juga: Gerak Cepat, KPK Periksa 10 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Izin Pertambangan di Kaltim
Fokus utama Kadin, baik di pusat maupun daerah, akan tetap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
"Kami duduk bersama, saling mendengarkan dan berdiskusi. Kadin Indonesia akan terus fokus sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi," ujar Arsjad melalui unggahan Instagram @arsjadrasjid, Sabtu (28/9/2024).
Arsjad menekankan pentingnya gotong royong antara pemerintah, pelaku usaha, buruh, dan profesional dalam menghadapi tantangan ekonomi yang akan datang.
Baca Juga: Akreditasi Kampus Anjlok: Praktik Curang di Balik Promosi Guru Besar ULM Jadi Skandal
Menurutnya, kerja sama ini sangat penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan. "Dengan gotong royong, kita mampu menghadapi tantangan ekonomi mendatang," tambah Arsjad.
Ia juga menegaskan bahwa Kadin harus bersatu demi masa depan yang lebih baik bagi Indonesia. "Untuk satu Kadin, satu Indonesia, dan satu masa depan yang lebih baik," imbuhnya.
Ini menegaskan bahwa Kadin tetap solid dalam menjalankan perannya sebagai penggerak ekonomi.
Di tengah ketegangan mengenai perebutan kursi Ketua Umum Kadin, Arsjad menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan perhatian dan dukungan.
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya telah menemukan solusi terbaik untuk menyelesaikan masalah internal yang ada.
"Terima kasih atas dukungan dan perhatian yang diberikan kepada Kadin Indonesia," ujarnya.
Baca Juga: LHKPN Ungkap Kekayaan Bupati Purworejo: Hidup Sederhana, Hanya Miliki Motor dan Koleksi Sepeda Antik
Menurut Arsjad, solusi yang ditemukan sesuai dengan aturan dan semangat bersama untuk kemajuan perekonomian Indonesia.
Solusi ini, kata Arsjad, diambil melalui diskusi yang hangat dengan semua pihak yang terlibat. "Kini kami telah memperoleh solusi yang tegak lurus aturan, solusi yang diambil dalam diskusi yang sangat hangat," jelasnya.
Ia berharap solusi ini dapat membantu memperkuat peran Kadin sebagai mitra pemerintah dalam mendorong ekonomi Indonesia.
Menurut Arsjad, tujuan akhir dari semua upaya ini adalah untuk mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia.
Baca Juga: Mafia Jurnal di Universitas Lambung Mangkurat: Mengungkap Modus Operandi Prof Juhriyansyah Dalle
Dengan tercapainya kesepakatan dalam pertemuan tersebut, Arsjad yakin bahwa Kadin akan semakin solid dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi di masa depan.
Ia juga optimis bahwa Kadin dapat terus memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
Pertemuan ini diharapkan menjadi awal baru bagi Kadin untuk melanjutkan tugasnya dalam mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.
Arsjad menegaskan bahwa Kadin siap untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah demi kesejahteraan rakyat Indonesia. (*)
Dapatkan info dan berita update lain dari Kaltim Post. Gabung/join dengan klik >> Whatsapp Channel Kaltim Post
Editor : Dwi Puspitarini