KALTIMPOST.ID, Sebanyak 580 anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan dilantik hari ini.
Penetapan tersebut mengacu pada Surat Keputusan (SK) KPU Nomor 1206 Tahun 2024 tentang Penetapan Calon Terpilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dalam Pemilihan Umum 2024.
Berdasarkan data KPU RI, sebanyak 307 orang di antaranya atau 53 persen berstatus sebagai petahana.
Petahana dari Kaltim yang dilantik hari ini salah satunya adalah Safaruddin. Safaruddin, mantan petinggi Polri ini mencoba peruntungan kembali mewakili daerah pemilihan Kalimantan Timur melalui Partai PDIP.
Tak disangka pria kelahiran Sengkang, Sulawesi Selatan, ini lolos dengan dukungan sebanyak 68.314 suara mengantarkan dirinya melenggang kembali ke Senayan.
Dari rekam jejak, kiprah Saparuddin di perpolitikan teramat mulus. Sebelum menjadi anggota DPR, ia pernah menjabat sebagai kepala kepolisian daerah (kapolda) Kaltim.
Jenderal bintang dua ini tercatat mengemban jabatan sebagai kapolda Kaltim mulai 2015 hingga 2018. Safaruddin juga pernah menduduki posisi sebagai wakabaintelkam Polri.
Adapun Safaruddin resmi pensiun sebagai perwira tinggi (pati) Polri pada 2018.
Setelah pensiun, ia terjun ke politik bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Melalui partai inilah, ia maju mencalonkan diri sebagai anggota DPR dan berhasil terpilih sebagai anggota Komisi III DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kaltim periode 2019-2024.
Pendidikan Safaruddin
Pria 64 tahun ini dahulunya menempuh pendidikan dasar di SD Muhammadiyah Kampiri 1. Usai tamat SD, ia kemudian melanjutkan pendidikan di SMP 122 Kampiri, hingga menyelesaikan pendidikan SMA Muhammadiyah Ujung Pandang.
Setelah menamatkan pendidikan menengah, Safaruddin menempuh pendidikan Akademi Kepolisian (Akpol) pada 1984, lalu lanjutkan kembali di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), di mana ia lulus pada 1992. Berikut pendidikan Safaruddin:
- SD Muhammadiyah Kampiri 1
- SMP 122 Kampiri
- SMA Muhammadiyah Ujung Pandang
- Akademi Kepolisian (Akpol)
- Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK)
- Sespim (1999)
- Sespati (2008)
- Lembaga Ketahanan Nasional (2013)
Karier Safaruddin
Sebelum terjun ke dunia perpolitikan, Safaruddin telah malang melintang berkarier di dalam kepolisian Tanah Air. Berbagai jabatan strategis di Korps Bhayangkara pernah diembannya.
Ia memulai karier sebagai perwira pertama yang bertugas di Polda Gorontalo pada tahun 1983. Kemudian berlanjut pada tahun 1984-1986 ia menjabat sebagai kapolres Kota Barat Polresta Gorontalo.
Kemudian ia tercatat pernah menjabat Kapolsek Kota Selatan Polresta Gorontalo di tahun 1986-1988, sebagai Kanit Reskrim Polresta Manado pada 1989-1993, Pjs Kasubbag Min Puskodalops Polda Sulawesi Utara 1993-1995, Kasat Reskrim Polresta Lampung Polda Lampung 1995-1996, Wakapolres Lampung Timur 1996-1998, Kabag Serse Tipiter Direktorat Serse Polda Jawa Timur di tahun 1999, Kapolresta Surabaya Timur Polwil Tabes Surabaya pada 2001.
Kapolres Tulungagung di tahun 2002, Kabag Binkar Ro SDM Polda Jatim di tahun 2003, Kabag Umum Bareskrim Mabes Polri di tahun 2004, dan Kapolres Metro Jakbar di tahun 2005.
Selain itu, ia juga sempat menjabat sebagai Karo Pers Polda Jatim pada 2006, Analis Kebijakan Madya Bid Jianstra SSDM Polri di tahun 2007, Kabag Jianbang Rolitbang Sderenbang Polri di tahun 2008, dan Kabag Analisis dan Evaluasi Robinops Sdeops Polri di tahun 2009.
Kariernya makin cemerlang usai ia didapuk menjadi Wakapolda Kalbar pada 2010. Kemudian pada 2013 ia menjabat Karowatpers SSDM Polri.
Usai itu ia diamanahkan untuk menjabat Wakabaintelkam Polri di 2015, pada tahun yang sama ia diangkat menjadi Kapolda Kaltim.
Editor : Hernawati