Akibatnya, satu motor rusak total setelah tertimpa runtuhan kanopi tersebut. Untuk diketahui, keberadaan kanopi itu sangat membantu proses belajar mengajar di sekolah tersebut.
Salah satu kebermanfaatannya ketika siswa di sekolah itu hendak melaksanakan salat, kanopi yang terbuat dari besi baja ringan itu dapat melindungi para siswa dari hujan, panas, ataupun daun yang gugur dari pohon ketapang.
"Iya, ini musala untuk anak-anak salat. Kanopi ini untuk pelindung mereka saat melaksanakan sholat," ucap Kepala SD 04 Samarinda Risliana.
Pada saat kejadian, proses pembelajaran di sekolah itu sedikit terganggu. Sebab, dikhawatirkan kanopi yang belum ambruk seluruhnya bisa terjadi kembali.
"Sebagian siswa yang pulang tadi kita bagi satu persatu. Jadi mereka lewat satu persatu. Khawatirnya saat mereka lewat, kanopi roboh lagi," sambungnya.
Risliana menambahkan, bahwa usia kanopi tersebut terbilang cukup tua. Sebab, dirinya baru setahun menjabat sebagai kepala sekolah di sana, dan kanopi itu sudah ada.
"Saya baru setahun jadi kepala sekolah di sini. Kalau kanopi sudah lama, itu dibangun sejak kepala sekolah yang sebelumnya," tuturnya.
Dalam pantauan Kaltim Post, pihak terkait seperti lurah, kepolisian, dan Disdamkar Samarinda sudah tiba di lokasi kejadian. Saat ini tim gabungan itu sedang membereskan runtuhan kanopi tersebut. Insiden ini tidak menelan korban jiwa, hanya ada satu motor yang diperkirakan rusak total dan kerugian dialami pihak sekolah cukup besar.
"Mungkin sampai puluhan juta, ya. Kurang tahu seberapa besar kerugiannya tapi mungkin saja segitu, puluhan juta," tukasnya.
Editor : Uways Alqadrie