KALTIMPOST.ID, Heboh video viral Agus Salim, korban penyiraman air keras, di media sosial. Entah dapat mukjizat dari Allah, usai divonis dokter tak bisa melihat lagi, kini ia mengaku bisa melihat walaupun secara samar-samar.
Hal itu terekam jelas dalam video di mana pada saat itu Agus Salim yang didampingi istri beserta keluarga dan pengacaranya mengaku bisa melihat.
“Tiba-tiba bisa melihat,” ucap Agus Salim.
“Ia tapi mata kanan aja,” ujar Elmy menimpali.
Agus pun mencoba membuktikan hal itu kepada pengacaranya, Krisna Murti.
“Ini saya buka nih,” ucap Agus sambil melepaskan kacamata dan membuka salah satu perban yang menempel di matanya.
“Kok bisa ngeliat sekarang Gus,” tanya Krisna Murti.
“Iya tiba-tiba aja ini pak,” tutur Agus lagi.
Farhat Abbas yang memang berada di situ juga ikut bersorak gembira mendengar pernyataan Agus.
“Luar biasa, Agus bisa melihat lagi ini pemirsa,” ucapnya sambil memvideokan Agus.
Agus pun membantah pernyataan dokter yang memvonis dirinya tak bisa melihat kembali.
“Nih bayangannya nih. Kan kemarin kata dokternya kan gak bisa melihat lagi, udah gak bisa nih. Kalau tangan udah bisa melihat bayangan. Coba liat tangan bapak? Ada nih putih banget bapaknya,” ujar Agus.
“Wah luar biasa nih. Ini ilmu, baru doanya aja dari Allah. Agus bisa melihat,” timpal Farhat Abbas.
Agus pun kembali dites lagi soal baju pengacaranya yang berada di sampingnya.
“Bajunya warna apa? Bajunya lihat,” tutur Farhat Abbas
“Coba bapak bisa lebih dekat? Hitam ya?” sebut Agus.
“Subhanallah Gus Gus. Uangmu hilang tapi kamu bisa melihat sekarang Gus,” ujar Farhat Abbas.
“Inilah orang yang suka mencaci maki Agus, katanya Agus gak bisa lihat. Doa mereka berbalik arah. Tapi gak tahu, apakah ini selamanya atau cuma sementara,” ujarnya.
Wawa yang berada di dekatnya seolah tak percaya dengan pernyataan Agus.
“Ya Allah, bener Gus?” ujar Wawa.
Agus pun mulai mencoba membuktikan lagi kalau matanya bisa melihat. Ia meminta uang kertas untuk mengetes penglihatannya.
“Coba ambil uang, aku bisa lihat uang kertas,” ujar Agus.
Kala diberi uang Rp 50 ribu oleh Elmy, Agus mulai meraba-raba sambil melihat dengan saksama.
“Ini uang Rp 20 ribu ya? Eh Rp 50 ribu,” celetuknya sambil kembali membolak-balikkan uang kertas yang berada di tangannya.
Tanggapan Eks Pengacara Agus Salim, Zaenudin
Karena keviralan video tersebut setelah beredar di mana-mana, membuat mantan pengacara Agus Salim, Zaenudin, ikut angkat bicara.
Zaenudin menyebut, sejak pertama kali bertemu, ia mencurigai Agus Salim sebenarnya sudah bisa melihat.
“Saya menduga Agus itu bisa melihat sejak saya bertemu dia. Kala di video call dengan Farhat itu pakai telepon saya. Dia sempat perhatikan Farhat Abbas. Di situ saya bisa pastikan dia bisa melihat walaupun samar-samar,” ujar Zaenudin.
Selain itu, dia mengungkapkan, mata Agus Salim masih ada yang berfungsi.
“Mata sebelah kanan jarang menggunakan perban gitu. Sekali dibuka, mungkin karena dia bisa melihat gitu ya. Dan ternyata terbuka setelah melihat uang, apalagi itu kemarin jadi viral,” ujarnya.
“Sebenarnya masih bisa diobati. Jadi kalau ada yang bilang dia buta permanen itu tidak benar. Itu hanya ngeprank. Justru saya anggap selama ini salah pengobatan. Harusnya jangan ke dokter, kasih duit ngeliat,” sambungnya.
Ia pun menyinggung Pratiwi Noviyanthi yang masih bersikeras untuk mengobati mata Agus.
“Novi ngapain harus repot-repot nyari pengobatan sampai ke Singapura. Gaplokin duit kelar urusan,” kekehnya.
Kronologi Mundurnya Zaenudin Jadi Pengacara Agus
Sementara itu, Zaenudin mengungkap alasan di balik pengunduran dirinya jadi pengacara Agus.
Ia menyebut ada perbedaan cara pandang antara dirinya dan Farhat Abbas.
Ia memanggil Farhat Abbas untuk bergabung dalam tim membela Agus.
“Salah satunya perbedaan cara pandang, melakukan langkah-langkah hukum dengan Farhat Abbas, dan itu sudah terjadi sejak awal” sebut dia.
Dia mengatakan sebenarnya kurang setuju dengan Farhat Abbas yang langsung membuat laporan di polda.
“Saya pribadi kurang sependapat. Tapi karena menghargai, saya ikutin. Padahal saya minta lakukan somasi lebih dulu sebelum buat laporan di polda,” tuturnya.
“Saya sebenarnya ingin memberikan ruang agar Novi dan Agus bisa berdamai. Karena di Podcast Denny Sumargo udah berdamai. Tapi karena Teh Novi masih me-repost, minta mutasi rekening, itu yang membuat Agus dan keluarga terpukul. Itu yang harusnya diselesaikan dengan jalan mediasi,” bebernya.
Selain itu, lanjut Zaenudin, ada polemik antara dirinya dan Agus. Dia mengatakan dari awal dirinyalah yang memegang kuasa untuk menangani kasus Agus bukan Farhat. Namun Agus tidak berkoordinasi dengan baik.
Padahal, sebut dia, Agus sendirilah yang meminta bantuannya agar permasalahannya ini selesai.
“Awalnya dia minta dimediasi dengan bang John LBF. Saya upayakan dan sudah oke mendapatkan legal standing memberikan kuasa. Mewakili dia (John LBF) untuk bermediasi dengan Teh Novi,” terangnya.
Namun, anehnya Agus malah mencurigai dan membuat pernyataan-pernyataan yang membuat dirinya kecewa.
“Bahasa-bahasanya seolah menyerang saya, mencurigai saya, padahal dalam surat kuasa agar saya bisa menghadiri pertemuan terkait upaya damai,” ujarnya.
“Ya caramu ini jangan sampai membenarkan apa yang dituduhkan Teh Novi. Kita coba membantu dengan tulus, tanpa lu kasih apa-apa tapi kok bersikap seperti itu,” lanjutnya.
Ia juga menyebut pernyataan Agus yang plinplan karena dari awal dirinya yang diminta untuk menangani kasus tapi kemudian Agus malah menyerahkan kasus ini ke Farhat.
“Yang sebelumnya aktif, WA saya tapi tiba-tiba menghilang. Anda ini gimana, amnesia apa gimana. Baru kemarin bilang saya yang tangani tapi sekarang Farhat. Ya udah silakan aja nggak masalah,” bebernya.
Karena polemik tersebut, Zaenudin memutuskan untuk tidak lagi jadi pengacara Agus.
Editor : Hernawati