Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Heboh Bayi Sudah Meninggal Dunia Tertukar di Rumah Sakit Islam di Kawasan Cempaka Putih Jakarta

Uways Alqadrie • Selasa, 10 Desember 2024 | 14:48 WIB

Ilustrasi JP
Ilustrasi JP
KALTIMPOST.ID, Kasus bayi tertukar diduga terjadi di sebuah RS Islam di kawasan Cempaka Putih Jakarta Pusat. Bayi yang diributkan tersebut dalam kondisi meninggal dunia. Orang tua bayi, pria berinisial MR (27) menduga bayinya tertukar. MR menerima bayinya dalam kondisi meninggal dunia. Ia curiga lantaran ciri-ciri fisik yang terlihat berbeda dengan catatan medis.

Dalam keterangannya, MR menjelaskan, istrinya yang sedang hamil tua mengalami kontraksi pada 15 September 2024. Kemudian, MR membawa istrinya ke sebuah klinik di kawasan Cilincing, Jakarta Utara.

Kemudian, kata MR saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, pihak klinik merujuk ke rumah sakit di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

"Dapat rujukan tanggal 15 September 2024 ini, hari Minggu. Saya dirujuk dari klinik karena ini ke rumah sakit Cempaka Putih oleh dokter," katanya.

MR mengaku istrinya mendapatkan rujukan karena air ketubannya kering sehingga perlu penanganan medis lebih lanjut. Setelah sudah di RS kawasan Cempaka Putih, istri MR pun menjalani operasi pada Senin (16/9).

MR mengatakan, setelah istrinya melahirkan pihak keluarga dilarang melihat bayinya yang berjenis kelamin perempuan dengan alasan masih dalam perawatan medis. Sore harinya, MR diinformasikan pihak RS kalau bayinya dalam keadaan kritis.

"Itu bayi tidak diperlihatkan ke ibunya. Jenis kelaminnya pun, seluruh badan anggota tubuhnya pun tidak diperlihatkan sama saya sama istri saya. Saya cuma datang dipanggil untuk mengazankan bayi tersebut," ujar MR.

Setelah itu, pihak RS meminta MR untuk menandatangani dokumen untuk memasang oksigen tambahan. "Tapi saya tidak sempat saya baca semua. Katanya 'pak tanda tangan dulu aja'. Katanya ini surat izin untuk memasang oksigen tambahan," kata MR menirukan ucapan petugas medis.

Keesokan harinya, MR mendapatkan dikabari oleh pihak RS bahwa bayinya sudah meninggal dunia. MR mengaku tak sempat melihat kondisi tubuh anaknya bahkan hanya menerima jasad bayinya dari rumah sakit sudah dalam kondisi terbungkus kain kafan.

Kemudian, pihak RS meminta MR untuk secepatnya memakamkan jasad bayi tersebut. MR pun memakamkan jasad anaknya di tempat pemakaman umum (TPU) di kawasan Cilincing.

 

Editor : Uways Alqadrie
#Bayi meninggal dunia tertukar #kemenkes #Bayi tertukar di RS Islam