KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Sejumlah pemuda menamakan diri Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Pesisir Daerah (Amarah) kembali bersuara lantang. Kali ini, mereka mengkritik keras kondisi jalan provinsi di wilayah Muara Badak - Marangkayu yang kondisinya sangat memprihatinkan.
Setelah melakukan survei langsung ke jalan poros tersebut, Amarah menemukan kerusakan parah yang membahayakan pengguna jalan. “Ini jalan provinsi, tapi lihat saja kondisinya, sangat memprihatinkan dan berbahaya,” ujar Fikri, Ketua Himpunan Mahasiswa Kecamatan Marangkayu, Selasa (17/13).
Untuk diketahui, sambung Fikri, Muara Badak dan Marangkayu adalah kecamatan yang kaya akan sumber daya alam, seperti migas dan batubara, di Kabupaten Kutai Kartanegara. Namun, ironi terbesar adalah minimnya perhatian terhadap infrastruktur jalan yang rusak parah di wilayah tersebut.
"Kami dari Amarah tidak akan tinggal diam. Jika dalam waktu 3x24 jam tidak ada respons dari pihak terkait, kami siap turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi ini dengan lebih tegas," tegas Erdin, Koordinator Aliansi.
Melalui aksi dan suara mereka, Amarah berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalur tersebut agar masyarakat dapat menikmati akses jalan yang layak dan aman.
Editor : Uways Alqadrie