KALTIMPOST.ID, Gaung pelaksanaan Haul ke-20 Abah Guru Sekumpul yang akan digelar pada 5 Januari 2025 semakin terasa.
Jemaah dari berbagai daerah, khususnya Kalimantan Tengah dan sekitarnya, mulai mempersiapkan diri untuk perjalanan panjang menuju Martapura.
Tak hanya para jemaah, masyarakat dan pemerintah setempat juga bahu-membahu menyiapkan fasilitas untuk mendukung kelancaran acara yang rutin dihadiri oleh ribuan umat ini.
Di sepanjang Jalan Trans Kalimantan, mulai dari Kilometer 3,5 Anjir Mambulau di Kapuas Timur, rest area untuk jemaah mulai didirikan.
Relawan dan warga sekitar bekerja keras menyiapkan tempat istirahat yang nyaman bagi rombongan yang datang dari luar daerah.
“Kami sudah mulai persiapan sejak jauh hari. Hari ini tinggal tahap penyelesaian,” ujar Kurnadi, salah satu relawan rest area di wilayah tersebut, Minggu (29/12).
Sekolah-Sekolah Disulap Jadi Penginapan Gratis
Di Kota Banjarbaru, sebanyak 15 sekolah telah disiapkan untuk menjadi tempat penginapan gratis bagi jemaah.
Kepala Dinas Pendidikan Banjarbaru, Dedy Sutoyo, menyatakan bahwa pihaknya mendukung penuh pelaksanaan Haul Guru Sekumpul dengan menyediakan fasilitas ini.
“Sudah kami siapkan beberapa sekolah yang strategis untuk dijadikan tempat istirahat. Beberapa jemaah juga sudah mendaftar untuk menginap,” kata Dedy, Senin (23/12).
Baca Juga: 53 Sekolah dan Eks Rumah Sakit Jadi Tempat Andalan di Haul Guru Sekumpul, Begini Persiapannya
Beberapa sekolah yang menjadi penginapan antara lain:
- SDN 1 Sungai Ulin, Jalan A Yani Km 35,5, Banjarbaru
- SDIT Qardhan Hasana, Jalan Rahayu, Kompleks Qardan Hasana
- SDIT Robbani, Jalan Mentaos Raya, Kelurahan Mentaos Utara
- SDN 2 Mentaos, Jalan Pinus II, Kelurahan Mentaos
- SDN 3 Sungai Ulin, Jalan P. M Noor, Banjarbaru
- SDN 1 Sungai Besar, Jalan A Yani Km 35,5, Banjarbaru
- SDN 5 Sungai Ulin, Jalan P. M Noor, Banjarbaru
- SDN 3 Cempaka, Jalan H Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka
- SDN 3 Komet, Jalan Panglima Batur, Kelurahan Komet
- SDN 2 Komet, Jalan Mawar, Nomor 2, Kelurahan Banjarbaru Utara
- SDN 1 Komet, Jalan Panglima Batur, Kelurahan Komet
- SMPN 2 Banjarbaru, Jalan Panglima Batur
- SMPN 14 Banjarbaru, Jalan Trikora RT 3 RW 05, Kelurahan Guntung Manggis
- SMPN 9 Banjarbaru, Jalan Karang Anyar No 1 Pondok 4, Loktabat Utara
- SMK/STM/YPK, Jalan Suka Relawan Kelurahan Komet
Penginapan ini tidak hanya menyediakan ruang istirahat, tetapi juga akses parkir luas untuk kendaraan rombongan jemaah.
Baca Juga: 1 Ton Ikan Disalurkan Pemprov Kalsel ke Dapur Umum Haul Guru Sekumpul di Martapura
40 Rest Area Siap Dibuka, Angka Bisa Bertambah
Menurut Habib Syarif Husin Ba’bud, Koordinator Relawan Tapin Sekumpul, hingga saat ini telah terdata sebanyak 40 rest area yang siap digunakan oleh para jemaah.
Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah hingga hari pelaksanaan acara, mengingat pada tahun sebelumnya ada lebih dari 70 rest area yang beroperasi.
“Posko induk Sekumpul mengimbau masyarakat yang ingin membuka rest area agar memilih lokasi yang luas, terutama untuk area parkir,” jelas Habib Syarif pada Rabu (18/12).
Rest area ini menjadi fasilitas penting, mengingat perjalanan panjang menuju Martapura membutuhkan tempat persinggahan yang nyaman.
Tak hanya rest area dan penginapan, Pemerintah Kota Banjarbaru juga menyiapkan angkutan gratis untuk mendukung mobilitas jemaah.
Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin, menegaskan bahwa fasilitas ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi para jemaah.
“Selain angkutan, kami juga menyediakan lahan parkir dan beberapa posko rest area. Semuanya gratis untuk jemaah,” ungkapnya.
Pelaksanaan Haul Guru Sekumpul bukan hanya peristiwa keagamaan, tetapi juga momentum yang menunjukkan solidaritas masyarakat Banjar dan sekitarnya.
Warga secara sukarela menyediakan tempat istirahat, makanan gratis, dan kebutuhan lainnya bagi jemaah yang datang.
Baca Juga: Cara Menuju Lokasi Haul Guru Sekumpul! Perhatikan Warna Pengaturan Lalu Lintas Berdasarkan Daerah
“Semangat ini selalu terasa setiap tahun. Kami merasa bangga bisa ikut berpartisipasi dalam acara ini, meski hanya menyediakan rest area,” kata Rudi, seorang warga yang membuka rest area di jalur Margasari. (*)
Editor : Dwi Puspitarini