KALTIMPOST.ID, Foto peraga busana finalis Puteri Sulawesi Selatan mengenakan pakaian adat Baju Bodo yang dianggap terlalu seksi viral di media sosial. Kegiatan selesai digelar 9 Februari 2025 malam.
Dalam foto yang beredar, perempuan tersebut tampak mengenakan Baju Bodo dengan kain sarung yang menyerupai rok mini.
Sehingga mememicu perdebatan di kalangan netizen dan pemerhati budaya khususnya di Sulawesi Selatan.
Baju Bodo merupakan pakaian adat khas suku Bugis-Makassar, Sulawesi Selatan. Busana ini memiliki bentuk sederhana dengan potongan longgar dan lengan pendek, biasanya dipadukan dengan sarung khas Bugis yang panjang dan menutup tubuh dengan sopan.
Sebagai warisan budaya dari Indonesia Timur, Baju Bodo memiliki nilai adat yang menjunjung tinggi kesopanan dan keluhuran budaya ketimuran.
Beberapa pihak menganggap tindakan ini adalah pelecehan terhadap budaya, khususnya busana khas Indonesia. Menanggapi kejadian tersebut, pemilik Sanggar Nusantara Dot Com, Bachtiar Jamaluddin, menyayangkan bentuk modifikasi tersebut.
Menurutnya, busana daerah boleh saja dimodifikasi, namun seharusnya tetap menghormati pakem dan kearifan budaya lokal. “Melihat hal ini saya sangat menyayangkan sekali, apalagi yang memodifikasi adalah insan dari pageant, bahkan perwakilan dari Sulawesi Selatan itu sendiri,” ujar Bachtiar kepada Kompas.com, Kamis (13/2/2025).
Baju Bodo menjadi salah satu baju adat dari Sulawesi Selatan yang tertua di dunia. Umumnya, rok sarung tersebut memiliki panjang di atas mata kaki atau bahkan panjang menutupi seluruh kaki.
“Baju Bodo adalah kebanggaan masyarakat Sulsel. Modifikasi sah-sah saja, tetapi tetap harus menghormati nilai budaya yang melekat,” ujar Ismail, pemerhati budaya asal Makassar.
Beberapa warganet berpendapat bahwa dunia fesyen memang terus berkembang dan tidak bisa dilepaskan dari tren modern.
Namun, tidak sedikit yang menilai bahwa penggunaan Baju Bodo dengan model terbuka justru dapat mengaburkan identitas asli pakaian adat tersebut.
Editor : Uways Alqadrie