Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kebakaran di Jalan Gatot Subroto, Tiga Rumah Hangus Terbakar, Ada Ledakan Gas Elpiji, Dua Mobil dan Satu Motor Hangus Terbakar

Eko Pralistio • Kamis, 13 Februari 2025 | 18:24 WIB
KOBARAN API: Kebakaran kembali melanda di kawasan Jalan Gatot Subroto, Gang 11, RT 27, Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang, Kamis (13/2). (FOTO/RAMA SITOHANG)
KOBARAN API: Kebakaran kembali melanda di kawasan Jalan Gatot Subroto, Gang 11, RT 27, Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang, Kamis (13/2). (FOTO/RAMA SITOHANG)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Kebakaran kembali melanda permukiman warga di kawasan Jalan Gatot Subroto, Gang 11, RT 27, Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang, Kamis (13/2) sore.

Api pertama kali diketahui menyala sekitar pukul 17.35 Wita, warga sekitar kemudian bergotong-royong dengan alat seadanya meredam amukan api. Namun upay tersebut belum membuahkan hasil.

Tidak lama kemudiam, para pemdam dan relawan Samarinda berdatangan. Dengan segala kelengkapa alat, akhirnya api bisa dipadamkan satu jam kemudian.

"Setelah mendapatkan infotmasi 65, posko 1 dan 2 langsung kami kerahkan. Totalnya satu posko ada empat unit truk," jelas Kabid Pemadam dan Penyelamatan Disdamkar Samarinda, M Teguh Setiawardana, Kamis (13/2).

Teguh menambahkan, informasi dari masyarakat sekitar terdapat suara ledakan ketika api membesar. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran ini.

"Untuk sementara penyebab diduga dari kompos gas. Api berasal dari rumah yang beroperasi membuat bumbu soto," sambungnya.

Insiden kebakaran ini menghanguskan tiga bangunan rumah tunggal. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir ratusan juta.

"Ada beberapa barang mewah yang hangus terbakar. Yakni dua mobil dan satu motor. Semuanya terbakar," jelasnya.

Meski api sudah padam, sebut Teguh, beberapa kendala dialami para pemadam. Seperti akses jalan sempit dan minim air yang membuat proses pemadaman terhambat.

"Akses dan titik air minim. Juga banyak penonton, yang membuat proses pemadaman terhambat," tuturnya.

Dikonfirmasi terpisah, Asmawati (60), warga setempat, ketika kebakaran terjadi dirinya berada di dalam rumah. 

"Saat saya keluar api sudah membesar," imbuhnya.

Kemudian, sebut dia, sejumlah warga berusaha memadamkan api. Namun karena sudah membesar dan menjalar ke rumah yang lain, warga kesulitan.

"Saya fokus selamatkan barang-barang di rumah. Khawatirnya api semakin membesar," tukasnya.

Editor : Uways Alqadrie
#damkar samarinda #jalan gatot subroto #pemkot samarinda #Kebakaran di Samarinda