Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Jembatan Mahakam I Samarinda Kembali Diseruduk Ponton, Nahkoda dan Kepala Kamar Mesin Diperiksa Polisi

Eko Pralistio • Senin, 28 April 2025 | 16:40 WIB
PUTUS: Tali towing yang menarik tongkang Azamara 3035 putus. (FOTO/EKO PRALISTIO)
PUTUS: Tali towing yang menarik tongkang Azamara 3035 putus. (FOTO/EKO PRALISTIO)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — Insiden kembali terjadi di Jembatan Mahakam I, Samarinda. Sebuah tongkang menyeruduk pilar keempat jembatan tertua di Kota Tepian tersebut pada Sabtu (26/4/2025) malam, sekitar pukul 23.49 Wita. Akibat tabrakan itu, kaki pilar berbentuk besi pipa mengalami pilas dan bengkok.

Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) Polresta Samarinda saat ini tengah memeriksa sejumlah awak tugboat Liberty 7 serta petugas Pandu Pelindo, yang terlibat dalam insiden tabrakan oleh tongkang BG Azamara 3035.

Dalam proses penyelidikan, polisi belum menemukan indikasi adanya unsur tindak pidana terkait kecelakaan tersebut.

"Saat ini masih dalam proses pemeriksaan oleh Sat Polairud Polresta Samarinda," kata PS Kasi Humas Polresta Samarinda, Ipda Ramli P Sianturi, Senin (28/4).

Ramli menambahkan, pemeriksaan melibatkan beberapa pihak, termasuk Nahkoda, KKM (Kepala Kamar Mesin), Mualim, dan Pandu Alam dari Pelindo. Selain itu, koordinasi intensif juga dilakukan dengan KSOP, Pelindo, INSA, Polsek Kawasan Pelabuhan, dan Sat Polairud.

"Hasil pemeriksaan masih kami tunggu dan terus kami koordinasikan dengan instansi terkait," tambahnya.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, tongkang sebelumnya diketahui baru saja selesai melakukan tambat di seberang Big Mall Samarinda, berjarak ratusan meter dari Jembatan Mahakam.

Dugaan sementara, kuatnya arus Sungai Mahakam menyebabkan tali towing kapal putus, sehingga tongkang hanyut dan menghantam kaki pilar keempat jembatan.

Editor : Uways Alqadrie
#pemprov kaltim #jembatan mahakam