KALTIMPOST.ID-Rata-rata usia harapan hidup di Indonesia pada tahun 2023 mencapai 74 tahun.
Angka ini memang menunjukkan peningkatan dibandingkan awal 2000-an yang hanya sekitar 66 tahun, namun masih tertinggal cukup jauh dari negara-negara maju seperti Jepang (84 tahun) dan Singapura (83 tahun), menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Salah satu penyebab utama rendahnya angka ini adalah tingginya kasus obesitas di Indonesia. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyoroti bahwa obesitas memiliki pengaruh besar terhadap harapan hidup seseorang.
Dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (14/5/2025), ia bahkan menyinggung ukuran celana jeans pria sebagai indikator awal.
"Kalau masih pakai celana jeans ukuran 33 atau 34, itu sudah tanda-tanda obesitas. Dan artinya, potensi untuk meninggal lebih cepat juga meningkat," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (14/5/2025).
Baca Juga: Kaki Bengkak dan Nyeri di Malam Hari? Bisa Jadi Ini Gejala Asam Urat
Ia menegaskan bahwa pernyataan ini bukan bentuk body shaming, melainkan peringatan akan bahaya obesitas.
Data internasional menunjukkan bahwa obesitas dapat memangkas usia harapan hidup antara 3 hingga 10 tahun, tergantung tingkat keparahannya.
Bahkan, di Eropa, kondisi obesitas dan kelebihan berat badan diperkirakan menjadi penyebab satu dari setiap 13 kematian.
Sementara itu, untuk mengatasi obesitas, para ahli menyarankan perubahan gaya hidup sehat, seperti pola makan rendah kalori sesuai arahan dokter atau ahli gizi, olahraga teratur minimal 150 hingga 300 menit per minggu, makan secara perlahan, serta bergabung dalam komunitas penurunan berat badan.
Baca Juga: Jangan Sampai Salah! Berikut Daftar Makanan yang Menyebabkan Asam Urat
Menurut national healht informasi service Skotlandia (NHS), dukungan psikologis juga dianjurkan untuk mengubah cara berpikir tentang makanan. Jika cara-cara tersebut tidak berhasil, dokter dapat meresepkan obat seperti orlistat yang membantu mengurangi penyerapan lemak dalam tubuh.
Dalam kasus tertentu, operasi bariatrik bisa dipertimbangkan sebagai langkah terakhir. Obesitas juga berdampak langsung pada kualitas hidup sehari-hari, mulai dari sesak napas, kelelahan, nyeri sendi, hingga gangguan mental seperti stres dan depresi.
Menkes menegaskan pentingnya menjalani pola hidup sehat sejak dini agar risiko kematian dini akibat obesitas dapat ditekan, dan masyarakat Indonesia bisa menikmati usia yang lebih panjang dan produktif.(*)
Editor : Thomas Dwi Priyandoko